Bermain Media Sosial Boleh kok, Asal Sadari Dulu Hal-Hal Berikut

Bermain Media Sosial Boleh kok, Asal Sadari Dulu Hal-Hal Berikut
Ilustrasi media sosial. (Kaskus)

Berselancar di media sosial memang mengasyikkan. Meski begitu, beberapa hal ini perlu kamu sadari supaya nggak kecanduan atau malah stres karena media sosial, Millens.

Inibaru.id – Bagi sebagian besar orang, berselancar di media sosial adalah cara untuk mendapat hiburan. Kamu bisa melihat-lihat foto atau sekadar mengetahui kabar teman dari unggahannya di media sosial. Namun, sebagian kecil orang justru merasa stres bila membuka media sosial.

Mereka stres karena terlalu larut dalam kemewahan yang ditemukan di dunia maya. Hal ini tentu saja nggak bagus karena akan mengganggu psikologi orang tersebut. Selain itu, ada pula yang justru terjerembap dan terlalu asyik memainkan media sosial hingga lupa dunia nyata.

Nah, supaya terhindar dari perilaku-perilaku itu, ada beberapa hal yang perlu kamu sadari tentang platform tersebut.

Jangan Mudah Percaya

Rasa skeptis diperlukan dalam mengakses informasi di media sosial. (Indy 100)

Nggak semua informasi yang ada di media sosial berisi fakta, Millens. Ada sejumlah yang juga memuat berita bohong atau hoaks seperti ditulis Studentnews.manchester.ac.uk, (9/1/2019).

Karena itulah rasa skeptis dibutuhkan saat kamu berselancar di media sosial. Yap, kamu harus cek kebenaran dari suatu informasi dan menyimpulkan pendapat sendiri, ya.

Dunia Maya Tidak Lebih dari Dunia Nyata

Dunia nyata lebih realistis dari dunia maya. (Mashable)

Kamu tentu senang membagikan setiap momen ke media sosial. Impresi dan komentar warganet yang meramaikan unggahan itu bisa jadi satu hiburan yang membuatmu merasa diperhatikan.

Eits, tapi kamu harus ingat kalau kamu pun hidup di dunia nyata yang lebih realistis dibanding dunia maya. So, jangan tenggelam dalam dunia mayamu, ya!

Perhatikan Unggahanmu

Ilustrasi sebuah media sosial. (Shutterstock)

Nggak semua hal dalam hidupmu harus diketahui orang lain. Kamu juga harus menjaga privasimu sendiri. Karena itu, kamu perlu menyaring kembali konten yang akan kamu unggah di media sosial sebelum menjadi konsumsi publik. Kamu juga harus siap dengan konsekuensinya setelah mengunggah suatu foto atau video.

Berhenti Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain

Berhenti membandingkan kehidupanmu dengan kehidupan orang lain di media sosial. (iStockphoto)

Pernah nggak sih kamu merasa tertekan dan iri dengan kehidupan orang lain di media sosial? Yap, mungkin kamu merasa hidupmu nggak semenarik orang yang kamu lihat di media sosial.

Jika demikian, kamu harus berhenti membandingkan kehidupanmu dengan orang lain, Millens. Ingat, nggak semua yang kamu lihat di dunia maya sama dengan yang terjadi di dunia nyata.

Tahu Kapan Waktunya Berhenti

Batasi waktumu dalam bermain media sosial. (Coretanbunda)

Berselancar di media sosial seolah menjadi candu. Secara nggak sadar, kamu telah menghabiskan waktu sekian lama hanya untuk scroll lini masamu.

Kendati mengasyikkan, kamu harus tahu kapan waktunya untuk berhenti membuka media sosial. Jangan sampai kegiatanmu yang lain terabaikan, ya!

Setelah mengetahui hal-hal di atas, kamu tentu akan lebih selektif dan bijak dalam bermain media sosial, kan? Ok deh, selamat berselancar! (IB10/E04)