Sapi Terkecil di Dunia Viral Bikin Warga Langgar Lockdown

Sapi Terkecil di Dunia Viral Bikin Warga Langgar Lockdown
Sapi Rani jauh lebih kecil dibanding kambing dewasa. (AFP/GETTY IMAGES via BBC)

Seekor sapi di Bangladesh tiba-tiba menjadi pusat perhatian karena bentuk tubuhnya yang mungil. Sapi bernama Rani ini diklaim sebagai sapi terkecil di dunia karena ukuran tubuhnya nggak lebih besar dari pemegang Guinness World Records kategori sapi terkecil di dunia dari negara tetangga, India. Karena langka dan unik, banyak warga datang melihatnya dan mengabaikan aturan lockdown. 

Inibaru.id – Keberadaan seekor sapi membuat heboh warga di dekat ibu kota Dhaka. Saking penasarannya dengan sapi tersebut, warga sampai melanggar aturan lockdown Covid-19.

Sapi itu bukan sembarang sapi, Millens. Hewan itu diklaim sebagai sapi terkecil di dunia. Tingginya pun hanya 51 sentimeter. Berumur 23 bulan dengan berat 28kg, sapi itu diberi nama Rani. Pemiliknya mengklaim Rani sebagai sapi terkecil di dunia.

Kabarnya, manajer peternakan Shikor Agro, Hasan Howladar, sudah mengajukan permohonan kepada Guinness World Records untuk mengklaim Rani merupakan sapi terkecil di dunia. Menanggapi permohonan itu, tim bakal datang akhir tahun ini.

Sebelumnya, gelar sapi terkecil di dunia dipegang seekor sapi dari Kerala, India. Tingginya 61,1cm dan bikin heboh 2014 silam.

Howladar menceritakan bahwa Rani bukan lahir di peternakannya. Dia membeli Rani dari peternak lain tahun lalu. Kemudian, Rani ditempatkan di kandang terpisah karena tampak ketakutan dengan sapi lain. Badan Rani yang kecil juga membuatnya kesulitan berjalan.

Rupanya, keberadaan Rani ini menarik minta banyak orang. Kata pengurus peternakan, Kazi Mohammed Abu Sufian, lebih dari 20 ribu orang datang setiap pekannya untuk melihat Rani. Banyaknya orang yang datang membuatnya khawatir tempat bekerja menjadi klaster Covid-19.

Rani dicalonkan menjadi pemegang gelar sapi terkecil di dunia. (via Kompas)
Rani dicalonkan menjadi pemegang gelar sapi terkecil di dunia. (via Kompas)

FYI, Bangladesh memperpanjang lockdown nasional selama seminggu karena angka penularan dan kematian terus meningkat. Total kematian di negara tersebut karena Covid-19 sebanyak 201 pada Rabu (7/7/2021). Angka itu merupakan rekor tertinggi dalam sehari.

Nggak cuma kerumunan yang berpotensi menularkan virus, Sufian juga mengkhawatirkan si sapi mungil menjadi stres. Sebabnya, sapi yang mengalami dwarfisme (kekerrdilan) itu nggak terlalu senang dengan keramaian.

"Dia tak terbiasa berinteraksi dengan begitu banyak orang. Dia cuma butuh ruang untuk berkeliaran di sekitar sawah dan makan rumput, yang mana ia kehilangan itu sekarang,” kata Sufian soal viral pemberitaan Rani.

Sekarang, peternakan menyewa tiga pihak keamanan khusus untuk menjaga Rani. Pemilik Rani berharap pemerintah mau mengadopsi Rani sehingga bisa mendapat perawatan yang lebih baik.

Sementara itu, dokter hewan pemerintah menyebut Rani hampir nggak bisa lagi bertambah besar karena hasil inses. Hm, ternyata ini ya penyebabnya.

Gimana menurutmu, Millens? Semoga masyarakat bisa menahan diri di rumah jika mendengar kejadian langka seperti itu ya. (Kum/IB21/E07)