Sama-sama Gemar Segala Sesuatu tentang Jepang, Apa Beda Wibu dan Otaku?

Sama-sama Gemar Segala Sesuatu tentang Jepang, Apa Beda Wibu dan Otaku?
Seseorang yang tergila-gila dengan budaya Jepang sering dikatakan sebagai Wibu atau Otaku. (imedia9)

Kamu pasti pernah mendengar istilah Wibu atau Otaku. Istilah ini lekat pada seseorang yang suka dengan berbagai hal tentang Jepang. Tapi, kamu sudah tahu belum apa sih perbedaan dari kedua istilah ini?

Inibaru.id - Masyarakat Indonesia, khususnya anak muda, tentu nggak asing dengan istilah “wibu’ atau “otaku”. Yap, dua penyebutan itu kerap diidentikan dengan seseorang yang tergila-gila dengan kebudayaan atau produk Jepang. Tapi sudahkah kamu tahu arti dari kedua istilah itu?

Otaku dan wibu sering dianggap sebagai hal yang sama, padahal keduanya memiliki makna berbeda. FYI, nih Millens. Istilah otaku dan wibu itu sangat populer di kalangan penggemar game dan anime. Mereka dianggap sangat menghayati sebuah peran dalam game atau anime. Namun definisi dari istilah otaku dan wibu ternyata sedikit jauh dari pemahaman para pencandu game dan pencinta anime.

Wibu dan otaku punya perbedaan arti. (Hipwee)<br>
Wibu dan otaku punya perbedaan arti. (Hipwee)

Otaku sebenarnya memiliki makna ‘seseorang yang sungguh-sungguh menekuni hobinya’. Jadi, bisa dikatakan para otaku ini adalah orang yang benar-benar menekuni bidang yang menjadi passion-nya. Contohnya, seseorang yang sangat menyukai gambar lalu menekuni hobi menggambarnya sampai menjadi desainer profesional bisa juga disebut sebagai otaku. Hal itu juga berlaku bagi hobi-hobi yang lain.

Lantas, apa yang dimaksud dengan wibu? Ternyata, istilah ini diberikan untuk orang-orang asing dan tinggal di luar Jepang yang sangat menggemari sampai seolah terobsesi dengan segala hal berbau Jepang.

Nggak ada yang tahu dari mana istilah ini muncul. Namun, perkembangannya di internet sangatlah pesat. Para wibu menganggap jika budaya Jepang dan segala bentuk kehidupan di sana adalah bentuk budaya yang paling ideal.

Otaku bisa diartikan sebagai seseorang yang cukup bersungguh-sungguh terhadap passionya. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Otaku bisa diartikan sebagai seseorang yang cukup bersungguh-sungguh terhadap passionya. (Inibaru.id/ Audrian F)

Di level yang akut, wibu bisa jadi lebih parah dari otaku. Pasalnya, nggak hanya menganggap budaya Jepang lebih baik, ada lo yang sampai membenci budayanya sendiri.

Seseorang yang sudah mengidentifikasi atau mengkonfirmasi dirinya sebagai seorang otaku biasanya nggak selalu terbuka kalau dirinya memang menekuni atau menggilai sesuatu. Mereka bahkan bisa sangat disibukkan dengan hobinya sehingga jarang bersosialisasi dengan orang lain.

Beda halnya dengan wibu. Banyak wibu yang justru nggak ragu menunjukkan dirinya banyak tahu soal budaya Jepang. Mereka juga terkadang membentuk komunitas untuk saling berbagi terkait hal ini.

Mau jadi otaku atau wibu itu hak masing-masing orang ya, Millens. Kalau kamu, apakah juga menjadi salah satunya? (Sol/IB28/E07/E05)