Sahabat Mata Cup, Ajang Kompetisi Sekaligus Senang-senang Para Penyandang Tuna Netra di Semarang
Goal Ball, salah satu cabang olahraga yang dilombakan. (Inibaru.id/ Audrian F)

Sahabat Mata Cup, Ajang Kompetisi Sekaligus Senang-senang Para Penyandang Tuna Netra di Semarang

Di Kota Semarang ada sebuah ajang olahraga bagi para penyandang tuna netra. Namanya adalah Sahabat Mata Cup. Hingga kini, terhitung sudah empat kali diadakan. Pesertanya datang dari berbagai provinsi di Indonesia.

Inibaru.id - Siapa bilang hanya orang berpenglihatan normal yang bisa ikut pertandingan? Di pertandingan “Sahabat Mata Cup” para penyandang tuna netra berkompetisi untuk menunjukkan kebolehannya. Acara ini dilaksanakan di Lapangan Jatisari, Mijen, Kota Semarang selama 3 hari pada Senin-Rabu (30-1/12)

FYI, Sahabat Mata Cup diikuti oleh berbagai komunitas tuna netra dari berbagai provinsi. Nggak main-main, pesertanya mulai dari Jawa, Madura hingga NTB.

Di sini mereka berkompetisi di cabang olahraga yang terdiri dari Goal Ball, Catur dan Tenis Meja. Selain itu, ada juga pelatihan soft skill yang dapat menunjang kemapuan mereka seperti pelatihan tanda tangan, latihan menulis alamat, dan mengaji.

“Kami ini tuna netra jadi nggak bisa melihat kembang api waktu tahun baru. Jadi kita ajak teman-teman tuna netra di sini selain untuk berolahraga dan menghibur diri. Itulah kenapa penyelenggaraannya bertepatan dengan momen tahun baru,” ujar Basuki, selaku ketua Sahabat Mata.

Peserta berasal dari berbagai komunitas tuna netra yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Peserta berasal dari berbagai komunitas tuna netra yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. (Inibaru.id/ Audrian F)

Basuki juga menambahkan kalau perlombaan ini adalah penyelenggaraan yang ke-4. Dia pun bersyukur karena mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak.

“Alhamdulillah tahun ini Pemprov dan Pemkot ikut menyokong berjalannya acara. Tahun-tahun sebelumnya padahal kami melakukannya secara mandiri,” tambah Basuki.

Yang paling menarik adalah penyelenggaraan Goal Ball. Olahraga khusus tuna netra ini bahkan menjadi ajang unjuk gigi para atlet nasional. Namun sayang, ada beberapa komunitas yang absen karena pemainnya fokus mengikuti persiapan Paralympic Games pada April nanti.

Aksi para pemain Goal Ball. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Aksi para pemain Goal Ball. (Inibaru.id/ Audrian F)

Kegiatan ini diinisiasi Sahabat Mata. Yaitu sebuah organisasi yang dimotori oleh para penyandang tuna netra. Namun kegiatan yang dilakukannya nggak melulu menyangkut tuna netra tapi juga masyarakat umum.

“Kami biasanya mengadakan pelatihan. Kemudian pembagian kaca mata dan periksa mata. Kami juga memiliki radio komunitas. Di sini kita belajar bareng,” ucap Basuki. Kalau kamu mau berkunjung, datang saja ke Jalan Taman Pinus 2, Mijen, Kota Semarang.

Basuki yang merupakan salah seorang dari penyandang tuna netra pun memberi pesan kepada masyarakat umum bagaimana memperlakukan tuna netra. Menurutnya yang harus dilakukan adalah pemberdayaan.

“Kami nggak butuh belas kasihan tapi pemberdayaan. Misal kami diberi porsi untuk melakukan sesuatu seperti ajang Sahabat Mata Cup ini. Dan kalau sudah begitu berikan pasar bagi kami agar bisa menciptakan lahan dari hasil produksi kami,” tukasnya.

Wah, keren ya acaranya, Millens. Kamu sudah tahu belum ada turnamen seperti ini? (Audrian F/E05)