Ringankan Beban Masyarakat Miskin Selama Corona, Pemprov Jawa Tengah Anggarkan Rp 1,4 Triliun

Ringankan Beban Masyarakat Miskin Selama Corona, Pemprov Jawa Tengah Anggarkan Rp 1,4 Triliun
Ganjar Pranowo sudah mengabarkan akan ada anggaran sejumlah Rp 1,4 triliun untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Jawa Tengah. (Inibaru.id/ Audrian F)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan menggelontorkan dana 1,4 triliun untuk memberi bantuan kepada masyarakat miskin di Jawa Tengah selama 3 bulan.

Inibaru.id - Bantuan sosial kepada masyarakat di tengah wabah corona ini mulai digencarkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah. Dikabarkan ada sejumlah dan sebesar Rp 1,4 triliun yang akan diberikan.

Kabar itu disampaikan Ganjar usai menggelar rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo beserta jajaran menteri di rumah dinasnya pada Kamis (2/4). Ganjar juga mengungkapkan kalau dalam waktu dekat bantuan akan segera didistribusikan.

"Ada sekitar 1,8 juta masyarakat yang kami jadikan sasaran untuk program bantuan sosial. Dari anggaran Rp 1,4 triliun, ada Rp 1 triliun lebih yang akan kami alokasikan,” ungkapnya.

Dia membeberkan kalau segala urusan administratif terkait keuangan akan segera dibereskan sehingga bantuan bisa segera disalurkan.

Ganjar Pranowo saat rapat virtual bersama Presiden Indonesia Joko Widodo. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Ganjar Pranowo saat rapat virtual bersama Presiden Indonesia Joko Widodo. (Inibaru.id/ Audrian F)

Mengenai bentuk bantuan, Ganjar menjelaskan kalau bukan berupa uang tunai tapi, barang atau kebutuhan pokok. Jumlah yang akan diterima jika dinominalkan sebesar Rp 200 ribu perbulan. Bantuan ini akan diberikan selama tiga bulan berturut-turut, Millens.

Untuk bantuan sosial Jawa Tengah diperuntukkan untuk desil 3 dan 4, sementara untuk desil 1 dan 2 akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. Jumahnya pun sama yaitu Rp 200 ribu per bulan.

"Jadi untuk desil 1-2 bisa segera kita eksekusi segera, tentunya dengan komunikasi bersama Kementerian Sosial. Nah untuk desil 3-4 yang dari kami, kita lakukan percepatan," tegasnya.

FYI, desil merupakan pengkategorian kemampuan ekonomi masyarakat. Untuk Desil 1 tergolong 10 persen terendah di Indonesia. Desil 2 tingkat kesejahteraanya antara 11-20 persen. Begitupun seterusnya hingga golongan masyarakat mampu.

Nantinya bantuan berupa barang atau kebutuhan pokok. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Nantinya bantuan berupa barang atau kebutuhan pokok. (Inibaru.id/ Audrian F)

Ganjar mengaku akan terus berkoordinasi dengan Bupati atau Wali Kota terkait pendataan program bantuan agar tepat sasaran. Dia juga meminta masing-masing Kepala Daerah agar intens berkomunikasi selama menjalankan relokasi dan realokasi anggaran bantuan sosial.

"Sehingga tidak terjadi tumpang tindih dan bisa saling melengkapi, agar lebih banyak masyarakat yang nasibnya tidak baik saat ini, bisa kita rescue dengan cepat," paparnya.

Selain bantuan dari daerah, Ganjar juga terus menggenjot bantuan dari swasta seperti Badan Amil Zakat dan Sodaqoh (Baznas), dana CSR, para filantropi, dan beberapa individu.

Semoga bantuan sosial yang dilakukan oleh Pemprov Jateng bisa tepat sasaran ya, Millens. (Audrian F/E05)