Resmi! Kemenag Tiadakan Ibadah Haji 2020

Resmi! Kemenag Tiadakan Ibadah Haji 2020
Jemaah haji Indonesia. (Antara)

Setelah menunggu kejelasan dari pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji pada 2020, pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan untuk meniadakan ibadah haji tahun ini. Apa alasannya , ya?

Inibaru.id - Kementerian Agama Republik Indonesia akhirnya mengeluarkan keputusan terkait pelaksanaan ibadah Haji 2020. Dalam konferensi pers virtual yang dilakukan oleh Menteri Agama Facrul Razi pada Selasa (2/6/2020), Kemenag resmi meniadakan ibadah haji tahun ini. Keputusan ini terkait dengan pandemi corona yang masih terjadi di dalam negeri dan di Arab Saudi.

“Pemerintah tidak memberangkatkan haji 2020.” Tutur Fachrul Razi.

Potret Makkah saat dipenuhi jemaah. (Alwatannews.net)
Potret Makkah saat dipenuhi jemaah. (Alwatannews.net)

Tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 orang yang terdiri dari 203.320 kuota haji reguer dan sisanya sebanyak 17.680 kuota haji khusus. Keputusan ini membuat ratusan ribu jemaah nggak bisa datang ke Tanah Suci tahun ini. Terkait hal ini, Kemenag telah melakukan komunikasi dengan MUI dan Komisi VIII DPR RI.

Pemerintah Indonesia sebelumnya memilih untuk menunggu kejelasan dari pemerintah Arab Saudi sebelum menentukan sikap terkait pemberangkatan jemaah haji tahun ini. Namun, hingga 29 April, pemerintah Arab Saudi tak kunjung memberikan kabar sehingga membuat Kemenag kembali menunggu hingga 20 Mei.

Suasana Makkah pada saat pandemi. (Thenational.ae)
Suasana Makkah pada saat pandemi. (Thenational.ae)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan sampai menelepon Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud untuk mengetahui seperti apa persiapan haji di negara tersebut.

Fachrul menyebut pemerintah Arab Saudi sebenarnya sudah mulai melakukan persiapan untuk penyelenggaraan ibadah haji 2020. Persiapan ini diketahui sudah dilakukan sejak Sabtu (17/5). Fachrul menyebut pihaknya telah melihat pendirian tenda-tenda bagi jemaah haji di Arafah.

Belakangan ini, pemerintah Arab Saudi juga sudah membuka masjid untuk pelaksanaan ibadah. Meski begitu, di masjid-masjid tersebut harus diterapkan protokol kesehatan yang ketat. Protokol tersebut antara lain adalah pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki lingkungan masjid, memakai masker, membawa sejadah sendiri, menghindari jabat tangan, dan menjaga jarak antarjemaah setidaknya 2 meter.

Meski begitu, dengan berbagai pertimbangan, baik itu kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia ataupun di Arab Saudi, pemerintah akhirnya memutuskan untuk nggak mengirimkan jemaah haji tahun ini.

Semoga pandemi Corona bisa segera berakhir sehingga proses ibadah haji bisa kembali normal ya, Millens! (Cnn/IB27/E07)