Reruntuhan Candi di Mijen, Peninggalan Mataram Kuno yang Jadi Tempat Berburu Togel

Reruntuhan Candi di Mijen, Peninggalan Mataram Kuno yang Jadi Tempat Berburu Togel
Reruntuhan candi di Kecamatan Mijen. (IDN Times)

Riyadi nggak mengira ada reruntuhan candi di dekat rumahnya. Candi yang diduga berasal dari zaman kerajaan Mataram Kuno ini malah dijadikan tempat berburu togel oleh warga.

Inibaru.id - Reruntuhan candi ditemukan warga Dusun Tempel, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Peninggalan purbakala tersebut diperkirakan sudah ada sejak zaman kerajaan Mataram Kuno. 

Candi yang hanya menyisakan reruntuhan ini terdiri atas satu yoni utuh berukuran 80 sentimeter persegi, satu patung nandi yang pada bagian ekor sudah nggak utuh, empat umpak, empat kemuncak, dan sejumlah batu yang diperkirakan bagian dari bangunan candi.

Menurut Ketua RW 4 Kelurahan Jatisari, Rudi Irnawan (42), penemuan reruntuhan candi ini bermula saat salah seorang warganya menemukan serpihan candi di sekitar rumahnya. Dari informasi tersebut, warga berinisiatif untuk merawat dan menjaganya.

Riyadi, sang penemu, nggak mengira kalau ada reruntuhan candi di dekat rumahnya. Menurutnya, lantaran lokasi yang tertutup tumpukan bambu dan rumput yang lebat, serpihan candi tersebut sebelumnya nggak dikenali warga.

Mimpi Didatangi Perempuan Berkebaya

Penemuan candi. (IDN Times)
Penemuan candi. (IDN Times)

Semenjak menemukan reruntuhan candi tersebut, lelaki berusia 60 tahun ini mengaku sering bermimpi didatangi wanita berkebaya misterius. Nggak cuma sekali, mimpi serupa bahkan kerap dialami Riyadi saat tengah malam maupun menjelang Subuh. Kendati demikian, dia nggak memedulikan maksud dari mimpi tersebut.

Meskipun nggak peduli sama mimpinya itu, Riyadi mengaku kalau ibunya sempat berpesan agar dirinya menjaga suatu tempat. Menurutnya, tempat yang dimaksud ibunya ini yaitu lokasi penemuan candi tersebut.

“Beliau bilang, kamu jaga dan rawat tempat itu. Di situ ada pundennya,” paparnya lebih lanjut.

Oleh karena amanah dari ibunya ini, Riyadi bersedia merawat reruntuhan candi tersebut secara sukarela.

Kini, lokasi reruntuhan candi tersebut banyak digunakan segelintir orang untuk berburu togel.

“Ya kalau buat cari togel ya sering. Tapi nggak tau ada yang beneran tembus apa enggak,” ungkap Riyadi, Jumat (14/8/2020).

Nggak cuma warga setempat, ternyata ada juga orang luar kampung yang rela datang ke lokasi tersebut untuk mengadu peruntungan dengan berburu nomor togel.

Di sisi lain, warga berharap penemuan reruntuhan candi ini bisa menjadi ikon bagi Desa Tempel. Warga juga berharap agar pemerintah bisa turut menjaga dan melestarikan situs candi tersebut. (Idn/MG33/E03)