Rawat Istri, SBY Bakal Absen di Pemilu 2019

Rawat Istri, SBY Bakal Absen di Pemilu 2019
Susilo Bambang Yudhoyono. (breakingnews.id)

Karena menemani istrinya menjalani perawatan kanker darah, Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan tugas kampanye pemilu nasional Partai Demokrat pada putranya, Agus Harimurti Yudhoyono.

Inibaru.id – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memastikan diri absen menjalankan tugas politik karena harus menemani istrinya, Ani Yudhoyono menjalani pengobatan kanker darah di rumah sakit yang ada di Singapura. SBY pun meminta putranya, Agus Harimurti Yudhoyono untuk memimpin kampanye Partai Demokrat.

Katadata.id, Kamis (28/2/2019) menulis, hal ini ditegaskan dengan Surat keputusan partai Demokrat tentang Peningkatan Intensitas dan Efektivitas Kampanye Pemenangan Pemilu 2019 tertanggal 27 Februari 2019.

“Secara nasional, Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono bertanggung jawab dan ditugaskan untuk melaksanakan kampanye pemenangan Pemilu 2019,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (28/2).

Hinca menyebut kampanye Partai Demokrat nggak hanya dilakukan Kogasma serta Koordinator Wilayah Kampanye. Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) juga dilibatkan. Selain itu, kampanye juga akan melibatkan jajaran organisasi partai dan para caleg partai.

Putra SBY Lainnya, Edhie Baskoro Yudhoyono yang merupakan ketua KPP dan Ketua Fraksi Demokrat juga akan bertugas untuk menjaga keseimbangan pelaksanaan tugas kedewanan dan kampanye yang dilakukan oleh anggota DPR-RI dari partai.

“Kami punya 61 anggota DPR RI. Hampir semuanya mendaftar kembali sebagai caleg,” terang Hinca.

Sementara itu, Hinca bertugas sebagai pelaksana tugas-tugas harian DPP Demokrat selama masa kampanye. Hinca juga memastikan tidak ada perubahan pada susunan kepengurusan resmi DPP Demokrat.

Menurut Dia, seluruh anggota partai telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan sesuai dengan yang sudah disepakati sebelumnya. Hal inilah yang membuat susunan kepengurusan DPP Demokrat tidak perlu lagi diubah.

Absensi SBY dari kancah politik untuk sementara waktu memang bisa dipahami ya, Millens. Keluarga tentu akan menjadi prioritas utama. (IB09/E05)