Rapat Sambil Keliling Kota? Bisa Kok!

Millens, kalau kamu bosan dengan suasana rapat yang itu-itu saja, sepertinya kamu mesti coba naik bus satu ini deh. Yap, bus dari Pemeritah Kota Surakarta ini didesain khusus untuk rapat. Wah, seperti apa ya?

Rapat Sambil Keliling Kota? Bisa Kok!
Bus Gatotkaca. (Twitter/Agenda Solo)

Inibaru.id – Rapat lumrahnya dilakukan di dalam suatu ruangan tertutup di sebuah gedung ya, Millens. Eits,tapi kini kamu bisa rapat di sebuah bus, lo. Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Perhubungan membuat terobosan baru yakni Meeting on the Bus yang memungkinkan suatu kelompok melakukan rapat di bus.

Jatengprov.go.id, Jumat (25/5/2018), menulis, bus yang diberi nama bus Gatotkaca itu memiliki panjang 13 meter dan lebar 2,5 meter. Dengan ukuran itu, bus dapat menampung penumpang dengan kapasitas antara 15-20 orang.

Nah, karena bus Gatotkaca didesain khusus untuk rapat, bus ini dilengkapi beberapa fasilitas yang menarik. Fasilitas yang bakal kamu dapatkan di bus tersebut yakni sofa, lemari, kursi, dan layar LCD. Bahkan, bus ini juga dilengkapi alat peracik kopi sehingga peserta rapat yang mulai ngantuk bisa minum kopi biar melek lagi.

Interior Bus Gatotkaca (Liputan6.com)

Bus Gatotkaca sebenarnya sudah diluncurkan pada Februari lalu. Bus itu juga sudah sempat dioperasikan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. Namun, saat Rudy mengoperasikan bus ini, dia menabrak pohon di pinggir jalan sehingga kaca sebelah kanan bus setebal 6 milimeter pecah. Rudy mengaku kurang tahu persis panjang bus sehingga terjadi kecelakaan.

“Sopir memang harus tahu dulu panjangnya bus. Saya kelupaan kalau memang panjang. Tapi nggak apa-apa, nanti diperbaiki. Hanya kacanya yang pecah. Masih garansi.” ujar Rudy.

Atas kejadian tersebut, bus Gatotkaca kembali masuk ke karoseri untuk diperbaiki. Eits, tapi jangan khawatir karena saat ini bus itu sudah bisa digunakan kembali, Millens.

Bila kamu tertarik untuk mencoba bus ini, kamu bisa menghubungi Dinas Perhubungan Kota Surakarta. Mengenai biaya sewa, pihak Dishub mematok harga Rp 2 juta/3 jam. Biaya sewa itu nantinya digunakan untuk biaya perawatan, biaya pemeliharaan, dan bahan bakar.

Hayo, siapa nih yang mau mencoba bus Gatotkaca? Lumayan lo bisa rapat sambil keliling kota. He-he. (IB15/E04)