Dalam Sepekan, Tiga Gunung di Indonesia Meletus

Dalam Sepekan, Tiga Gunung di Indonesia Meletus
Letusan Gunung Soputan. (Adminsituspoker.com)

Dalam sepekan, tiga gunung di Indonesia, yakni Anak Gunung Krakatau, Gunung Soputan, dan Gunung Gamalama meletus secara bergantian.

Inibaru.id – Selain gempa yang berkali-kali mengguncang, penduduk Indonesia juga harus mewaspadai letusan gunung berapi. Dalam sepekan terakhir ini, terdapat tiga gunung berapi di Indonesia yang meletus. Ketiga gunung ini adalah Gunung Anak Krakatau, Gunung Soputan, dan Gunung Gamalama.

Gunung Anak Krakatau

Detik.com, Kamis (4/10/2018) menulis, Gunung Anak Krakatau terus melontarkan lava pijar. Pada Rabu (3/10) lalu tercatat terjadi letusan sebanyak 422 kali. Getaran letusan ini terasa hingga ke Pos Pemantau Gunungapi Anak Krakatau yang berlokasi di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, meski intensitasnya masih lemah.

Lontaran lava dari letusan Gunung Anak Krakatau terpantau menuju ke segala arah. Hal ini membuat status gunung yang berlokasi di Selat Sunda ini berada di Level II atau Waspada. Masyarakat dan wisatawan pun dilarang untuk mendekat hingga radius 2 kilometer dari kawah.

Gunung Soputan

Di Sulawesi Utara, Gunung Soputan juga meletus pada Rabu (3/10). Letusan stromboli Gunung Soputan disertai dengan leleran lava pijar yang mengarah ke timur laut dengan perkiraan jarak luncur mencapai 2.500 meter dengan tinggi kolom letusan mencapai 2.000–3.000 meter.

Kompas.com, Jumat (5/10) menulis, Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Kasbani menyebut status Gunung Soputan di Level III atau Siaga. Pada Kamis (4/10) pukul 06.36 WITA, letusan juga terjadi dengan kolom abu setinggi kurang lebih 1.500 meter dengan diselingi suara gemuruh yang terdengar sesekali.

Masyarakat di sekitar Gunung Soputan diminta untuk menghindari kawasan dengan radius 4 km dari puncak gunung. Di arah barat-barat daya, batasan aman ditetapkan 6,5 km dari puncak demi menghindari potensi ancaman guguran lava dan awan panas.

“Masyarakat juga sebaiknya menghindari Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang, dan Londola Kelewahu karena adanya potensi material erupsi terbawa air,” ucap Kasbani.

Gunung Gamalama

Gunung Gamalama yang ada di Pulau Ternate, Maluku Utara juga mengalami erupsi pada Kamis (4/10) pukul 11.52 WIT. Asap berwarna putih kelabu mengangkasa setinggi 250 meter. Kendati demikian, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama Darno Lamane menyebut status gunung ini tetap berada di Level II atau waspada.

Dilansir dari Kompas.com, Kamis (4/10), aktivitas vulkanik Gunung Gamalama meningkat sejak pukul 10.00 WIT. Delapan gempa vulkanik juga sempat terekam di pos pengamatan. Warga Kota Ternate yang berlokasi di kaki gunung juga diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan informasi yang menyesatkan. Meskipun begitu, Darno juga meminta warga menghindari radius 1,5 meter dari kawah Gunung Gamalama dan mewaspadai aliran sungai yang berhulu di Gunung Gamala karena adanya potensi ancaman aliran lahar.

“Kami akan terus sampaikan informasi terkait dengan Gunung Gamalama. Jangan mudah termakan berita hoaks,” kata Darno.

Indonesia memang berada di wilayah cincin api dunia, Millens. Jadi, nggak perlu kaget dengan banyaknya bencana seperti gempa dan gunung meletus. Kendati begitu, mari berdoa bersama supaya bencana nggak datang bertubi-tubi menimpa masyarakat Indonesia. (IB09/E04)