Ramai #Uninstallbukalapak di Twitter, Ada Apa?

Gegara cuitan Achmad Zaky, CEO dari Bukalapak warganet ramai-ramai membuat tagar #uninstallbukalapak. Hingga berita ini diturunkan tagar tersebut masih menempati urutan teratas twitter.

Ramai #Uninstallbukalapak di Twitter, Ada Apa?
Ramai-ramai tagar uninstallbukalapak di twitter. (Twitter.com/bukalapak)

Inibaru.id – Nggak hanya diramaikan oleh hari valentine, media sosial pada Kamis (14/2/2019) kemarin juga diramaikan dengan tagar #uninstallbukalapak. Tagar ini ditujukan pada sebuah e-commerce Bukalapak. Apa penyebab munculnya tagar ini?

Detik.com, Kamis (14/2) menulis hal ini disebabkan oleh banyaknya warganet yang kecewa dengan cuitan di media sosial Twitter yang diunggah oleh pendiri sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky. Dalam cuitan tersebut, Zaky mengunggah informasi tentang dana riset untuk industri 4.0 di Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-43 dari berbagai negara. Selain informasi yang dianggap kurang tepat, warganet juga mempermasalahkan tulisan Zaky yang dianggap mendukung calon presiden tertentu.

“Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin (dana riset untuk industi 4.0 di Indonesia),” tulisnya.

Akibat pernyataan ini, warganet langsung berbondong-bondong mengusung tagar #uninstallbukalapak. Bahkan, ada yang menyertakan hasil tangkapan layar ponselnya yang menunjukkan bahwa dirinya benar-benar telah menghapus aplikasi Bukalapak.

Sadar cuitannya menjadi kontroversi di media sosial, Zaky pun langsung mengeluarkan klarifikasi melalui akun Twitter pribadinya. Dia juga meminta maaf jika ada banyak orang yang salah mempersepsikan cuitannya.

“Bangun-bangun viral tweet saya gara-gara 'presiden baru'. Maksudnya siapapun, bisa Pak Jokowi Juga. Jangan dipelintir ya? Let’s fight for innovation budget,” tulisn Zaky di akun Twitter-nya.

Zaky juga menggarisbawahi tujuan dari cuitannya dengan menyebut bahwa dia mendorong pemerintah untuk melakukan investasi di riset dan SDM serta di dunia industri teknologi agar nggak kalah dari negara lain.

Hanya saja, banyak warganet yang sudah terlanjur kecewa dengan cuitannya. Beberapa selebtwit bahkan menganggap tindakannya mengeluarkan pernyataan terkait dengan data dana riset Indonesia yang nggak tepat sebagai hal yang sembrono. Selain itu, ada yang menyebut cuitannya bisa mempengaruhi kondisi e-commerce yang dia pimpin.

Kalau Millens ikut-ikutan uninstall aplikasi Bukalapak nggak? (IB09/E05)