Radio Komunitas: Dari, Oleh, dan Untuk Komunitas!

Radio Komunitas: Dari, Oleh, dan Untuk Komunitas!
Penyiar radio SBS. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Ada beragam jenis radio, salah satunya radio komunitas. Apa sih sebenarnya radio komunitas itu?

Inibaru.idMillens, radio itu punya beragam jenis, lo. Salah satu jenisnya adalah radio komunitas. Eits, tapi jangan buru-buru merujuk ke pengertian komunitas radio a.k.a. komunitas yang memiliki ketertarikan dengan radio ya karena keduanya berbeda.

Direktur Radio Pro Alma Semarang Budi Sudaryanto memberi penjelasan singkat terkait radio komunitas.

“Prinsip radio komunitas itu diselenggarakan oleh dan untuk komunitas,” jelas Budi.

Untuk mengetahui apakah suatu radio termasuk radio komunitas, ada sejumlah karakteristik yang perlu diperhatikan. Pertama, frekuensi radio komunitas nggak boleh melebihi jarak tertentu. Secara umum, jarak yang dipakai radio komunitas yakni 2,5 kilometer. Pembatasan ini dilakukan agar frekuensi tersebut nggak “menabrak” frekuensi lain.

Hal ini diamini salah seorang penyiar di radio komunitas Social Broadcasting System (SBS) Ana Rohana Nur Anggreni Wijayanti. Hana mengatakan, radio yang dikelola mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro ini sempat memiliki frekuensi FM. Namun, karena alat yang mahal dan lingkup yang kecil, SBS akhirnya beralih ke streaming yang bisa diakses di fpp.undip.ac.id/radio

Selain punya frekuensi terbatas, radio komunitas juga mengusahakan finansialnya secara mandiri. Nggak ada pihak yang membiayai operasional radio.

Satu lagi karakteristiknya yaitu radio komunitas tidak bersifat komersial. Hana mengatakan, dari awal anggota radio komunitas harus paham bila radio jenis ini nggak mendatangkan profit. Orang-orang yang bergabung dengan radio komunitas biasanya memang pengin belajar tentang radio atau sekadar hobi.

"Jadi, harus paham kalau nggak ada profitnya. Niat mau belajar jadi terus berlatih. Sesekali kami juga mengadakan kunjungan atau pelatihan gitu," terang Hana.

Selebihnya, radio komunitas sama seperti radio pada umumnya, Millens. Mereka punya personel yang terbagi dalam beberapa bidang seperti penyiar, penulis naskah, operator, atau music director. Mereka juga punya beragam program untuk pendengar di komunitasnya.

Hm, rupanya radio juga ada banyak macamnya ya, Millens. Gimana nih, adakah yang tertarik bergelut di dunia radio? (Ayu S Irawati/E04)