Puting Beliung Terjang Desa Karangsono Demak, Ratusan Rumah Hancur 

Puting Beliung Terjang Desa Karangsono Demak, Ratusan Rumah Hancur 
Warga Desa Karangsono Demak saling bahu-membahu untuk membenahi rumah mereka kembali. (Audrian F)

Angin puting beliung di tengah hujan lebat menerjang Desa Karangsono Demak, Selasa (23/2) sore. Akibatnya, ratusan rumah hancur. Untungnya, nggak ada korban jiwa.

Inibaru.id - Genting yang berjatuhan dari atap rumah masih berserakan di rumah Dasimah. Perempuan berusia 70 tahun itu hanya bisa meratapi rumahnya yang diterjang angin puting beliung semalam.

“Bahkan saya hampir ikut terbang. Untung saya pegangan meskipun tenaga saya hanya seadanya,” ujarnya di sela-sela berbenah.

Dasimah merapikan barang-barang yang tersisa. (Inibaru.id/ Audrian F)
Dasimah merapikan barang-barang yang tersisa. (Inibaru.id/ Audrian F)

Angin Menerjang Sore Hari

Dasimah merupakan salah seorang warga di Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Demak yang rumahnya terkena sapuan angin puting beliung pada Selasa (23/2/2021). Dasimah menceritakan, peristiwa itu terjadi mulai pukul 15.00 WIB. Kala itu hujan memang deras, lalu diikuti angin kencang yang langsung menerbangkan dan merobohkan rumah.

Sekretaris Desa Karangsono, Trawono menerangkan, menurut pernyataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Demak (BPBD), angin yang menghancurkan rumah kemarin adalah puting beliung. 

Bedasarkan catatan yang dia himpun ada 168 rumah yang rusak dan 2 pertokoan. Sebanyak 6 rumah pembakaran batu bata juga nggak luput dari terjangan angin.

“Saya masih di kantor desa waktu itu. Ada angin disertai hujan berputar-putar lalu dilapori warga kalau rumah mereka hancur,” terang sekertaris desa yang akan purna tugas ini. Sementara untuk kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Warga di depan rumahnya yang roboh. (Inibaru.id/ Audrian F)
Warga di depan rumahnya yang roboh. (Inibaru.id/ Audrian F)

Akibat kejadian ini, warga diungsikan ke kantor desa. Nggak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dua orang korban luka juga sudah mendapat perawatan di rumah sakit. 

Salah seorangnya bernama Santoso. Lelaki 49 tahun yang kebetulan hanya melintas ini terkena galvalum pada pelipisnya.

Lemari yang selamat dari reruntuhan rumah. (Inibaru.id/ Audrian F)
Lemari yang selamat dari reruntuhan rumah. (Inibaru.id/ Audrian F)

Mulai Berbenah

Esoknya, Rabu (24/2) petugas dan relawan datang untuk membantu evakuasi dan penataan rumah. Mereka berasal dari berbagai lembaga seperti BPBD Kab Demak, Koramil Mranggen, Polsek Mranggen, Relawan PB Anglingkusumo, Relawan PB Kalijaga, PMI Demak, Pramuli, dan Pemuda Pancasila.

Para petugas tersebut membantu memasang genting, memotong pohon-pohon yang tumbang dan mendirikan dapur umum.

Semoga kehidupan warga Karangsono lekas kembali seperti semula ya, Millens. (Audrian F/E05)