PUPR Segera Buka Jalur Pararel di Kalbar

PUPR Segera Buka Jalur Pararel di Kalbar
Buka jalur baru "pararel"(Foto:http://www.indoheadlinenews.com)

inibaru.id-Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali buka jalan pararel sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalbar. Menurut perencanaan, hingga akhir 2017 diperkirakan sepanjang 742,4 kilometer dari total keseluruhan 849,76 kilometer akan dibuka jalurnya.

"Sisanya sekitar 107,3 kilometer yang belum dibuka. Kita targetkan akhir 2018 sudah bisa dibuka 100% dan fungsional," ungkap Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan BBPJN XI, Refly Tangkere, saat meninjau jalan paralel, Entikong, Rabu (26/4).

Seperti dilansir dari media daring detikFinance proyek pembangunan jalan pararel tersebut terbagi menjadi 12 koridor ruas. Diantaranya yaitu Temajuk-Aruk, Aruk-Seluas. Seluas-Entikong, Entikong-Rasau, Rasau-Sepulau-Sintang, Sintang-Nanga Badau. Kemudian Nanga Badau-Lanjak, Lanjak–Mataso, Mataso-Tanjung Kerja, Tanjung Kerja-Putussibau, Putussibau-Nanga Era, Nanga Era-Batas Kalimantan Timur.

Dalam kunjungannya Refly menyebutkan, progres pembagunan jalan pararel ini berlangsung baik. Hingga kini tercatat 323,57 kilometer kondisi jalan sudah dilapisi tanah. Sementara lebihnya masih dalam keadaan agregat atau berupa tanah dan batu.

Pembukaan jalur ini dianggap penting mengingat lemahnya ekonomi warga perbatasan akibat akses jalan yang terbatas.

"Dulu itu jalannya hanya jalan setapak, dari tanah semua. Mau ke jalan raya utama itu sulit sekali, pakai motor butuh tiga jam lebih kira-kira sampai ke Entikong (kota)," ungkap Sebester, warga Merau.

Sebingga dengan dibukanya jalur pararlel akses dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan lebih baik. (NA)