Punya Usaha? Yuk Upgrade WhatsApp Pribadi ke Bisnis!

Punya Usaha? Yuk Upgrade WhatsApp Pribadi ke Bisnis!
WhatsAPp Bisnis. (Ayo Semarang)

WhatsApp bisnis kini telah banyak dipakai sebagai sarana promosi dalam usaha. Lalu apa sih keunggulan dan bagaimana cara memakainya?

Inibaru.id – Di masa kini, tiap orang tentu pengin mencoba peruntungan di dunia bisnis. Entah dalam bidang barang maupun jasa. Untuk memfasilitasi hal ini, WhtasApp telah meluncurkan WhatsApp Business pada 18 Januari 2018 lalu.

Aplikasi ini diperuntukkan bagi para pebisnis agar lebih mudah terhubung ke sejumlah besar pengguna atau pelanggan bisnisnya. Bahkan data pada 2017 menunjukkan bahwa pengguna WhatsApp asal Indonesia mencapai 35,8 juta orang. Hal ini tentu memudahkan para pebisnis untuk mengembangkan usahanya lewat aplikasi percakapan satu ini.

Para pengguna WhatsApp Bisnis nggak hanya bisa mengirim pesan pribadi, namun juga membagikan produknya pada seluruh pengguna. Nggak heran, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar menggunakan fitur baru WhatsApp ini untuk melebarkan sayapnya.

Sesuai dengan namanya, platform yang berdiri sendiri atau stand alone membidik kalangan bisnis kecil ataupun besar agar mudah menjalin komunikasi dengan baik kepada para pelanggannya. Tentu fitur WhatsApp messanger biasa dengan Whatsapp bisnis ini memiliki perbedaan ya, Millens!

Nah beberapa keunggulan menggunakan WhatsApp bisnis ini adalah sebagai berikut:

Pesan Otomatis

Tidak ada pesan terabaikan. (Bisnis Muda)
Tidak ada pesan terabaikan. (Bisnis Muda)

Sebagai pemegang WhatsApp bisnis, kamu dapat mengatur pesan otomatismu menjadi tiga kategori, Millens! Away Message, biasanya digunakan pada luar jam kerja atau di saat bisnis sedang tutup maka dengan otomatis balasan pesan akan terkirim.

Nah, untuk menyambut pelanggan baru, kamu bisa memanfaatkan Greeting Message. Selain itu, dengan fitur ini kamu dapat menawarkan produk baru secara menyeluruh kepada para pelanggan. Sementara Quick Replies dapat membalas pesan masuk dengan pesan pertanyaan yang sama.

Cara mengoperasikannya mudah! Cukup buat beberapa pesan yang kemungkinan besar para pelanggan akan bertanya dengan pertanyaan yang sama tentang bisnismu. Jika ada pesan yang masuk, ketik simbol garis miring "/" maka akan muncul Quick Replies yang sudah dibuat sebelumnya. Jadi nggak ada pesan yang terabaikan deh!

Mempermudah Bisnis

Contoh katalog dalam whatsapp bisnis. (Detik)
Contoh katalog dalam whatsapp bisnis. (Detik)

Selain menginformasikan profil perusahaan, seperti jam operasional, situs resmi, dan lokasi, pebisnis juga bisa memilih kategori bisnis yang tersedia. Jika jenis bisnismu nggak tersedia dalam pilihan, pilihlah ‘Others”

Selanjutnya, segala aktivitas bisnismu bisa dipantau melalui statistik. Kamu bisa mengetahui berapa pesan yang terkirim dan diterima. Hal ini tentu sana berbeda dengan WhatsApp personal yang sering kali penggunanya menyembunyikan informasi pesan.

Kamu juga bisa mengelompokkan pesan berdasarkan label. Pengelompokan pesan yang terdapat pada aplikasi ini, antara lain prospek, pesan baru, menunggu bayaran, terbayar, dan pesan selesai. Jadi, kamu dengan mudah mengelompokkan para pelanggan sesuai dengan isi pesan yang masuk.

Cara Mengaktifkan Whatsapp Business

Nah buatmu yang pengin mengunakan WhatsApp bisnis untuk menunjang kegiatan usahamu, ikuti langkah-langkah di bawah ini ya!

1. Unduh aplikasi WhatsApp Business melalui playstore atau Appstore.

2. Setalah pemasangan selesai, jangan lupa masuk dengan nomor telepon.

3. Isi penamaan bisnismu dengan benar karena data ini nggak bisa diubah.

4. Lengkapi profil mulai dari alamat, kategori, deskripsi, jam kerja, email dan website.

5. mengisi form pada fitur perpesanan otomatis sesuai dengan yang kamu inginkan.

Tertarik menggunakannya, Millens? (Cer/IB27/E05)