Protokol New Normal Ojek Daring, Penumpang Kini Bawa Helm Sendiri

Protokol New Normal Ojek Daring, Penumpang Kini Bawa Helm Sendiri
Pengemudi ojol tetapkan physical distancing. (Inibaru/Audrian F)

Protokol new normal berlaku pula untuk dunia transportasi ojek daring. Salah satu protokol tersebut adalah penumpang harus membawa helm sendiri. Lantas, apa saja ya daftar protokol lainnya?

Inibaru.id – Pandemi Covid-19 telah memasuki fase baru di Indonesia. Pemerintah memutuskan untuk menerapkan new normal atau tatanan hidup baru setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kondisi new normal ini disambut pula oleh para driver ojek online (ojol) dengan membentuk protokol kesehatannya sendiri.

Salah satu protokol yang sangat berbeda dari sebelumnya adalah kini penumpang harus membawa helm sendiri. Kini, pengemudi ojol nggak memfasiltasi helm lagi. Tujuannya adalah untuk menekan penyebaran Covid-19. Kebijakan ini akan diterapkan apabila ojol telah mendapat izin untuk mengangkut penumpang lagi.

Pengemudi ojek daring kini tak perlu lagi membawakan helm bagi penumpang. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Pengemudi ojek daring kini tak perlu lagi membawakan helm bagi penumpang. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

"Sejak Maret kami sudah menerbitkan protokol kesehatan versi Garda Indonesia. Salah satunya, sejak 14 Maret kami mengajak dan mengimbau penumpang ojol membawa helm sendiri," kata Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono pada Rabu (27/5/2020).

Igun menjelaskan, protokol basic personal hygiene untuk para driver juga telah dibuat. Protokol ini berisi panduan bagi para driver untuk menjaga diri dari serangan virus corona. Sebagai contoh, pengemudi diminta untuk membawa alat penangkal virus corona seperti masker dan sarung tangan, hingga membawa alat cuci tangan sendiri.

"Basic hygiene yang telah kami terapkan bagi para pengemudi ojol merupakan langkah preventif Garda dalam menyambut fase baru pandemi Covid-19 the new normal,” tuturnya.

Driver ojol diminta patuhi protokol dasar yang telah ditetapkan untuk pencegahan Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Driver ojol diminta patuhi protokol dasar yang telah ditetapkan untuk pencegahan Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Selain itu, para pengemudi diimbau untuk tetap menjaga kebersihan diri. Seluruh atribut peralatan yang digunakan harus dicuci dengan bersih secara rutin menggunakan detergen atau cairan disinfektan. Driver ojol juga diminta untuk rutin mandi paling nggak sehari dua kali.

Untuk daftar lengkapnya, berikut 15 poin protokol new normal yang diterapkan untuk para driver ojol:

1. Driver ojol wajib memenuhi basic personal hygiene.

2. Ketika narik, driver harus menggunakan masker.

3. Mengenakan helm SNI berpenutup wajah.

4. Mengenakan sarung tangan yang bersih dan higienis.

5. Atribut ojek online harus rutin dibersihkan.

6. Bagian leher ditutupi dengan syal atau buff.

7. Memakai sepatu dan kaos kaki.

8. Menyiapkan plastik berklip untuk menyimpan uang kertas dan logam. Pengemudi juga dilarang menyimpan uang langsung ke dompet.

9. Bersentuhan dengan penumpang atau sesama driver sebaiknya dihindari.

10.Mengingatkan penumpang untuk membawa helm sendiri.

11. Saat narik dilarang membawa beban berlebihan.

12. Istirahat cukup.

13. Menjaga kebersihan makanan dan minuman.

14. Mengkonsumsi vitamin untuk ketahanan imun jika dimungkinkan.

15. Menghindari kerumunan dan menerapkan social distancing.

Bagi kamu para pemakai setia jasa ojol, jangan lupa mematuhi protokol yang ditetapkan ini demi mencegah virus corona ya, Millens! (Det/MG26/E07)