Puncak Musim Hujan Nggak Merata, Masyarakat Diminta Waspada

Curah hujan tinggi diperkirakan akan berlangsung hingga Maret mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk lebih waspada.

Puncak Musim Hujan Nggak Merata, Masyarakat Diminta Waspada
Curah hujan tinggi diprediksi masih akan berlangsung hingga Maret mendatang. (kulkann)

Inibaru.id – Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat masih akan berlangsung hingga Maret mendatang. Kendati begitu, puncak hujan di sejumlah daerah di Indonesia nggak merata. Hal ini disampaikan Kepala Sub Bidang Prediksi Cuaca BMKG Agie Wandala Putra.

“Begitulah dinamika cuaca di Indonesia,” ujar Agie seperti ditulis Tempo.co, Kamis (24/1/2019).

Senin (21/1) lalu BMKG mengeluarkan peta prakiraan puncak musim hujan 2018/2019. Berdasarkan peta tersebut, puncak musim hujan di sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan terjadi sejak Desember 2018.

Untuk periode Januari hingga Maret, puncak musim hujan akan terjadi di wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bali dan Nusa Tenggara. Wilayah Papua dan Papuas Barat juga berpotensi mengalami hujan lebat pada akhir Januari ini.

Sementara itu, Sumatera Selatan diperkirakan baru akan mengalami puncak musim hujan pada Maret mendatang. Puncak musim hujan di wilayah timur Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara malah diprediksi baru akan terjadi Juni 2019.

Diminta Waspada

Menyikapi sebaran puncak hujan yang nggak merata, Agie mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Paling tidak, masyarakat waspada hingga peralihan musim nanti.

“BMKG meminta masyarakat untuk selalu siaga,” tuturnya.

Masyarakat juga diminta berjaga-jaga dengan bencana lain seperti angin puting beliung.

Wah, kudu persiaan nih, Millens. Bagi yang atap rumahnya bocor, langsung diperbaiki. Bagi yang selokannya kotor dan mampet segera dibersihkan supaya nggak menyebabkan banjir. Jangan lupa juga untuk menjaga kesehatan, ya! (IB24/E04)