Waspada Bencana-Bencana Berikut Saat Musim Hujan

Waspada Bencana-Bencana Berikut Saat Musim Hujan
Bencana banjir saat musim hujan. (Antara Foto/Sahrul Manda Tikupadang)

Mulai Januari hingga Maret nanti, sejumlah daerah akan mengalami puncak musim hujan. Masyarakat diminta waspada dengan potensi bencana yang terjadi.

Inibaru.id – Sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami puncak musim hujan. Di Jawa Tengah misalnya, puncak musim hujan diprediksi akan berlangsung dari Januaru hingga Maret 2019. Puncak musim hujan itu berbeda di setiap wilayah.

Musim hujan memang menguntungkan karena persediaan air bisa tercukupi dan tanaman pun tumbuh subur. Namun, masyarakat juga perlu waspada dengan bencana yang berpotensi terjadi saat musim hujan.

Berikut beberapa bencana yang perlu diwaspadai ketika musim hujan tiba.

Banjir

Banjir. (Reuters)

Curah hujan yang tinggi dan berlangsung terus menerus memungkinkan terjadinya banjir di daerah dataran rendah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), selama 2018, tercatat sebanyak 506 kasus banjir terjadi di Indonesia.

Selain itu, banjir bandang juga bisa terjadi. Akhir Januai 2019, banjir bandang menerjang sejumlah wilayah seperti Sulawesi Selatan dan Lamongan.

Untuk mengantisipasi datangnya banjir, sobat Millens yang tinggal di daerah rawan banjir, perlu melakukan persiapan. Salah satu yang perlu dipersiapkan adalah mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi, terutama aliran listrik. Kamu juga perlu mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa bila terjadi keadaan darurat dan harus mengungsi seperti obat-obatan, selimut, senter, tikar, dan makanan instan.

Tanah Longsor

Tanah Longsor. (Antara Foto/Aditya Pradana Putra)

Selain banjir, tanah longsor juga mengancam masyarakat saat musim hujan. Tanah longsor yang terjadi di musim hujan kerap dipicu karena kombinasi tingginya curah hujan, lereng terjal, tanah tebal yang kurang padat, terjadinya pengikisan, berkurangnya tutupan vegetasi, dan getaran.

Pada 2018 lalu, tercatat ada 319 kasus tanah longsor di Indonesia. Kasus tanah longsor terakhir pada tahun lalu terjadi di Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/12/2018).

Bila kamu mendengar suara gemuruh dari dataran tinggi seperti bukit atau lereng gunung, segera lakukan evakuasi diri ya, Millens. Ingat, keselamatan diri adalah yang paling penting.

Angin Kencang

Angin Kencang. (Tribunnews/Khaerrureza)

Saat hujan, angin kencang juga sangat mungkin terjadi. Angin kencang ini berpotensi menumbangkan pohon atau baliho yang tinggi dan pondasinya kurang kokoh.

Untuk mengantisipasi angin kencang, kamu bisa memasang kantong angin seperti yang dilakukan BPBD Kota Malang. Kantong angin itu dinilai bisa mengurangi risiko bencana yang diakibatkan angin kencang. Selain kantong angin, memangkas dahan-dahan pohon yang dirasa membahayakan juga bisa dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya pohon tumbang.

Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung. (Prfmnews)

Angin puting beliung bisa terjadi selama hujan dan angin kencang datang. Di Indonesia, angin puting beliung paling banyak terjadi yakni mencapai 605 kasus. Angin puting beliung ini sangat membahayakan. Bangunan dan aribut di jalan bisa kocar-kacir diterjang angin puting beliung.

Kendati begitu, angin puting beliung mudah dikenali. Bila melihat puting beliung, segeralah mencari tempat berlindung di dalam bangunan kokoh. Hindari berlindung di bawah pohon dan hindarilah arah angin yang dapat menyeretmu.

Gelombang Tinggi


Gelombang tinggi berpotensi terjadi saat musim hujan tiba. (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)

Gelombang tinggi juga menghantui masyarakat daerah pesisir. Saat musim hujan, gelombang bisa mencapai ketinggian 2,5 meter hingga 4 meter. BMKG menyebut gelombang tinggi itu berpotensi terjadi di perairan Selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Jawa Timur hingga NTB, dan Samudera Pasifik Utara Kepulauan Halmahera.

Potensi gelombang tinggi 4.0 hingga 6.0 meter diperkirakan juga akan terjadi di sejumlah titik pantai di Indonesia. Karena itu, masyarakat di pesisir pantai dan para nelayan diimbau untuk selalu berhati-hati dan nggak melaut saat hujan turun.

Selama musim hujan, selalu waspada ya, Millens. Oh iya, perhatikan juga kesehatanmu karena air yang menggenang berpotensi mengakibatkan sejumlah penyakit. (IB07/E04)