Potensi Autisme Anak Dapat Dilihat dari Permainan Cilukba

Potensi Autisme Anak Dapat Dilihat dari Permainan Cilukba
Gejala anak autis bisa dideteksi dari cara anak cilukba. (NBC)

Permainan cilkuba jamak digunakan orang tua untuk menghibur anaknya. Namun, siapa sangka permainan ini juga bisa dipakai untuk mendeteksi autisme pada anak.

Inibaru.id – “Ciluk … ba!” Permainan menelungkupkan kedua tangan di muka ini sering dilakukan para orang tua untuk menghibur si buah hati. Nggak hanya di Indonesia, permainan yang juga dikenal sebagai “peek a boo” ini pun populer di dunia.

Cilukba diyakini bisa melatih interaksi pada anak kecil. Interaksi itu dapat berupa kontak mata maupun respons nonverbal dari si anak.

Nah, rupanya respons bayi saat bermain cilukba bisa menandakan apakah si anak mengiap autisme atau tidak. Bila saat diajak bermain cilukba, sang bayi tidak menunjukkan ketertarikan, bisa saja dia mengalami autisme.

Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan peneliti dari Birkbeck, University of London. Bekerja sama dengan peneliti dari University of Cambridge, University College London, dan King’s College London mereka menggunakan teknologi pemetaan otak untuk mengukur aktivitas otak anak usia empat sampai enam bulan.

Kepala peneliti Sarah Llyod Fox mengatakan pihaknya bisa menentukan lebih awal bayi yang terindikasi autisme dari permainan ini.

“Mengidentifikasi lebih dini anak yang berpotensi mengalami autisme sangatlah penting karena dari hasil itu dokter bisa memberi perlakuan dan orang tua pun lebih siap untuk mendukungnya,” ujar Sarah.

Wah, bakal sering main cilukba ke anak nih biar tahu potensi autisme sejak dini. (IB24/E04)