Post Holiday Blues, Apakah Itu?

<em>Post Holiday Blues</em>, Apakah Itu?
Ilustrasi tidak semangat bekerja. (Shutterstock)

Setiap liburan usai, rasanya suasana hati jadi murung dan nggak semangat menjalani pekerjaan kembali. Kalau kamu mengalami kondisi inisa j, bisa jadi kamu terkena post holiday blues nih.

Inibaru.id – Libur panjang sudah berlalu. Saatnya kembali ke rutinitas sehari-hari. Namun waktu liburan yang terasa begitu cepat berlalu nggak jarang membuat hati murung dan jadi uring-uringan. Hal itu berimbas pada pekerjaan yang nggak maksimal dikerjakan karena pengin liburan terus.

Kondisi ini termasuk ke dalam sindrom bernama post holiday blues, Millens. Yap, sindrom ini dapat melanda kondisi emosionalmu setelah melewati serunya liburan.

Ada dua kemungkinan penyebab terjadinya sindrom ini. Pertama, kamu merasa liburanmu yang begitu menyenangkan tiba-tiba harus berakhir. Kedua, kamu terlalu nyaman berada di masa liburan dibanding kembali bekerja.

Usainya liburan dapat membuat suasana hati menjadi murung. (iStockphotos)

Melansir The New Daily, saat kamu menjalani liburan yang menyenangkan, otomatis otak akan membuat suatu ilusi. Dengan perasaan itu, otak hanya akan merekam hal-hal yang kamu sukai selama liburan daripada hal-hal yang kurang menyenangkan.

Fyi, otak dirancang untuk merekam pelbagai kegiatan yang dilakukan secara konsisten seperti kegiatan sehari-hari. Nggak heran kalau saat liburan kondisi emosionalmu terancang untuk biasa menikmati saat beristirahat.

Saat kamu kembali ke rutinitas bekerja, otak akan merasa “kaget” dan perlu penyesuaian kembali terhadap keadaan. Hal inilah yang memicu terjadinya post holiday blues.

Post hoilday blues dapat berakibat pada rasa malas menjalani pekerjaan. (Shutterstock)

Ada beberapa gejala post holiday blues yang perlu kamu ketahui di antaranya sakit kepala, insomnia, merasa gelisah, mengalami penambahan atau penurunan berat badan, hingga terjadi agitasi atau aktivitas motorik berlebih akibat ketegangan. Sekilas terlihat seperti gejala depresi biasa, bukan?

Meski begitu, kamu nggak perlu khawatir, Millens. Hal ini normal dan nggak akan berlangsung dalam waktu yang lama, kok. Kondisi post holiday blues ini bisanya terjadi pada pekan awal setelah liburan. Jadi, tetap semangat dan ceria menghadapi realita bekerja dan sekolah! (IB10/E04)