Positif Covid-19, Warga Gunung Kidul Akan Diisolasi Di Hutan

Positif Covid-19, Warga Gunung Kidul Akan Diisolasi Di Hutan
Jalan masuk menuju hutan Wanagama (kagama.co)

Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul memutuskan untuk menempatkan pasien positif Covid-19 di Hutan Wanagama milik Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada. Seperti apa sih lokasi ini?

Inibaru.id – Wakil Bupati Gunung Kidul, Immawan Wahyudi menyampaikan bahwa warga yang positif Covid-19 di wilayahnya akan diisolasi di hutan Wanagama. Sebagai informasi, hutan Wanagama merupakan kawasan yang dikembangkan oleh UGM sejak 1964. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Kidul mengaku sudah mendapatkan izin dari UGM untuk memakainya.

Keputusan pemilihan lokasi isolasi pasien Covid-19 ini dianggap yang terbaik karena di tempat ini, suasananya sangat tenang. Hal ini diharapkan bisa membantu proses pemulihan pasien dengan cepat.

“Disediakan untuk karantina warga hasil rapid test, karena suasana tenang. Ada juga banyak sarana olahraga, berjemur, dan gedung. Kamar tidur juga sudah ditata sedemikian rupa,” kata Immawan.

Wisma Wanagama, lokasi karantina pasien Covid-19. (tuguwisata)
Wisma Wanagama, lokasi karantina pasien Covid-19. (tuguwisata)

Lokasi Wisma Wanagama yang jauh dari hiruk-pikuk kota diharapkan dapat membuat pasien yang positif Covid-19 terhindar dari tekanan dan stress. Selain itu, lokasi Wisma Wanagama juga nggak jauh dari permukiman warga. Pasalnya, hanya terdapat dua akses menuju wisma ini, yaitu dari Desa Banaran dan dari Museum Kayu. Akses tersebut jarang dilewati orang, kecuali penduduk sekitar yang mencari rumput atau pergi ke ladang.

“Suasana tenang seperti ini diperlukan menambah daya tahan tubuh. Wisma ini jauh dari permukiman, di tengah hutan, dan yang terpenting masyarakat di sini pun menerima,” ujar Immawan.

Wisma di hutan Wanagama terdiri atas sejumlah kamar atau pavillium yang diperkirakan bisa menampung hampir 100 pasien. Wisma ini nantinya juga akan disediakan bagi para tenaga medis untuk merawat pasien.

Salah satu sudut Wisma Wanagama di Gunung Kidul, Yogyakarta. (Twitter.com/wanagamagreen)
Salah satu sudut Wisma Wanagama di Gunung Kidul, Yogyakarta. (Twitter.com/wanagamagreen)

Fasilitas lain yang telah disiapkan pemerintah di lokasi ini adalah tempat mencuci pakaian, pengolahan makanan, hingga penanganan limbah medis. Untuk itu, para pasien nggak perlu merasa cemas meski ditempatkan di tengah hutan. Lokasi ini sudah disiapkan sedemikian rupa agar nyaman untuk dihuni.

Berdasarkan data pada Selasa (12/5/2020), lalu, telah ada 1.163 warga Gunung Kidul yang menjalani rapid test corona. Sebanyak 66 orang di antaranya reaktif dengan tes ini, termasuk 30 orang tenaga medis.

Ide menempatkan pasien corona di lokasi wisata yang tenang dan fasilitas yang lengkap ini patut untuk diapresiasi, ya Millens. Semoga saja mereka bisa cepat sembuh. Wow/MG31/E07)