Polda Sulut Telusuri Pelaku Pelecehan Seksual Siswi SMA di Bolaang Mongondow

Polda Sulut Telusuri Pelaku Pelecehan Seksual Siswi SMA di Bolaang Mongondow
Kasus pelecehan siswi SMA yang sedang viral. (Shutterstock.com)

Video pelecehan siswi SMA oleh rekannya tengah viral di media sosial. Polda Sulut dan Dinas Pendidikan setempat kini tengah memburu pelakunya.

Inibaru.id – Tim Siber Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulawesi Utara kini tengah mendalami video pelecehan siswi SMA yang kini viral di berbagai media sosial. Hal ini disebabkan oleh adanya dugaan bahwa kejadian ini berlangsung di Sulawesi Utara.

Dalam video yang terlanjur menyebar luas, terlihat rekan sesama murid di sebuah SMA melakukan perundungan sekaligus pelecehan seksual pada seorang siswi. Sejumlah pelaku memegani tangan dan kaki korban kemudian menggerayangi payudara korban. Sementara pelaku lain bertugas merekam kejadian tersebut.

Berbagai pihak sedang menelusuri pelaku video pelecehan siswi di Sulawesi Utara (bfox.co.id/)
Berbagai pihak sedang menelusuri pelaku video pelecehan siswi di Sulawesi Utara (bfox.co.id/)

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Jules Abbast menyebut pihaknya masih melakukan penelusuran terkait dengan video ini. Hanya saja, dia masih belum bisa memberikan komentar lebih lanjut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara juga mengaku sedang melakukan penyelidikan untuk kasus yang sama. Sejauh ini, mereka sudah menemukan fakta bahwa video ini direkam di wilayah Bolaang Mongondow.

“Informasi diduga terjadi di wilayah Bolaang Mongondow. Saya sudah koordinasi dengan DP3A Kabupaten Bolaang Mongondow, dan mereka masih mengecek lokasi sebenarnya di mana,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi utara, Mieke Pangkong.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara, Grace Punuh justru mengaku belum mengetahui di mana lokasi video ini direkam. Meskipun begitu, Dia mengaku sudah meminta pegawainya di seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut untuk melakukan penyelidikan.

Cuitan Komnas Perempuan. (Twitter.com)
Cuitan Komnas Perempuan. (Twitter.com)

Hal yang sama juga diungkap oleh Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, Arthur Tumipa. Dia mengaku akan mengusut tuntas kasus ini.

“Kita akan menindaklanjuti dengan mengecek di setiap kepala-kepala dinas. Jadi kita ada empat cabang di Bolaang Mongondow, kita akan telusuri,” tegas Arthur.

Sementara itu, Komnas perempuan melalui cuitannya di Twitter mengimbau kepada warganet agar tak turut menyimpan, mengunggah dan menyebarluaskan video pelecehan seksual tersebut.

"Dear teweeps, buat kamu yang masih menyimpan/mengunggah video pelecehan seksual, mohon dihapus dan tidak disebarluaskan lagi. Saat ini kasusnya sudah didampingi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bolaang Mongondow," tulis akun @KomnasPerempuan pada Selasa Siang.

Nampaknya edukasi tentang kekerasan seksual perlu diajarkan di tingkat sekolah agar kejadian serupa nggak terjadi lagi ya, Millens(Kom/IB09/E06)