Plot Twist di Balik Heboh Babi Ngepet Depok

Plot Twist di Balik Heboh Babi Ngepet Depok
Adam Ibrahim, tersangka hoaks babi ngepet di Depok. (Jabarekspres/Haris Samsuddin)

Bikin geger sejak Selasa (27/4/2021), isu babi ngepet di Depok ternyata hoaks belaka. Pelaku sudah ditangkap dan mengaku sudah merencanakan hoaks ini sejak Maret. 

Inibaru.id – Adam Ibrahim (44) ditangkap aparat kepolisian dengan tuduhan membuat hoaks babi ngepet di Depok, Jawa Barat. Yang bikin mengejutkan, menurut polisi, hoaks ini dibuat karena Adam ingin terkenal. Nah, dia ternyata sudah merencanakan hoaks ini sejak Maret 2021 lalu.

Menurut keterangan Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar, Adam terpikir untuk membuat hoaks yang menggegerkan Bedahan, Sawangan, Depok usai mendengar ada warga yang kehilangan uang Rp 1 juta dan Rp 2 juta pada Maret lalu.

“Tersangka ini bekerja sama dengan kurang lebih delapan orang, membuat cerita seolah-olah babi ngepet itu benar, ternyata itu adalah rekayasa,” terang Kombes Imran, Kamis (29/4/2021).

Nggak Ada yang Bugil Saat Menangkap Babi

Selain sosok babi yang dikabarkan semakin menyusut sehingga bikin heboh warganet se-Tanah Air, ada juga cerita yang menyebut warga yang menangkap babi ngepet itu harus membuka baju alias bugil. Nah, ternyata, cerita ini juga rekayasa.

“Mereka hanya buka baju saja,” lanjut Kombes Imran.

Satu hal yang pasti, cerita bahwa saat babi tersebut ditangkap memakai kalung di leher dan ikat kepala berwarna merah juga dikarang oleh lelaki yang mengaku sebagai ustaz tersebut.

Babi ngepet Depok yang ternyata adalah babi asli namun sudah kadung dibunuh. (Twitter.com/MGT_RADIO)
Babi ngepet Depok yang ternyata adalah babi asli namun sudah kadung dibunuh. (Twitter.com/MGT_RADIO)

Sang babi malang yang akhirnya disembelih itu ternyata dipesan secara daring oleh Adam. Babi seharga Rp 900 ribu itu kemudian dilepas di dekat rumahnya untuk ditangkap lagi. Nah, yang luar biasa, Adam ternyata benar-benar cermat membikin skenario lengkap sampai ke siapa saja yang harus membunuh dan mengubur babi tersebut.

Soal isu yang menyebut babi tersebut ukurannya menyusut, polisi juga membantahnya.

“Faktanya saat anggota ke sana, ditemukan sudah kecil. Secara fisik, kondisi babi saat kami temukan babi normal,” terang Kapolsek Sawangan AKP Rio Tobing, Selasa (27/4).

Hanya Karena Pengin Terkenal

Yang bikin ironis, Adam mengaku membuat hoaks ini hanya karena pengin terkenal di kampungnya. Apesnya, kasus ini justru membuatnya dan wilayah tempat tinggalnya jadi buah bibir seantero negeri.

“Saya akuin itu adalah salah yang sangat fatal. Ini hanya rekayasa pribadi saya sendiri,” ujar Adam di depan wartawan, Kamis (29/4).

Sebelumnya, isu babi ngepet menggegerkan Sawangan, Depok pada Selasa (27/4). Beredar video yang menunjukkan seseorang dengan pengeras suara yang menjelaskan bahwa babi yang ditangkap adalah babi jadi-jadian alias babi ngepet.

Dia bahkan menyebut enam orang harus telanjang bulat di kebun agar bisa melihat dan menangkap babi tersebut. Selain itu, muncul juga narasi bahwa babi itu mengecil ukurannya hingga seukuran kucing.

Babi tersebut kemudian disembelih. Menariknya, sebelum disembelih, warga sempat menggelar pengajian terlebih dahulu.

Wah, ternyata isu babi ngepet depok hoaks belaka, nih, Millens. Kasihan sama babinya, ya? Sudah jadi kambing hitam, dibunuh pula. (Kom/IB09/E05)