Permudah Pelanggan, PLN Jateng-DIY Terapkan Layanan Satu Pintu

Permudah Pelanggan, PLN Jateng-DIY Terapkan Layanan Satu Pintu
Memperbaiki jaringan listrik. (Infomigas.org)

Mulai 4 September 2018, PLN Distribusi Jateng-DIY menerapkan layanan satu pintu untuk pelanggan tegangan rendah. Sistem ini diharapkan lebih memudahkan pelanggan.

Inibaru.id – PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY resmi menerapkan sistem Layanan Satu Pintu (LSP) untuk semua pelanggan tegangan rendah sejak Selasa (4/9/2018). Sistem ini berlaku pada layanan permohonan penyambung baru atau tambah daya serta layanan permohonan sertifikat laik operasi (SLO). jateng.antaranews.com pada Rabu, (5/9/2018).

Deputi Manajer Komunikasi Bina Lingkungan PLN Jateng & DIY Hardian Sakti Laksana menjelaskan sistem LSP yang disediakan PLN merupakan kerja sama antara pemerintah dan Lembaga Inspeksi Teknik-Tegangan Rendah (LIT-TR).

Sistem diharapkan lebih memudahkan pelanggan dari segi prosedur, jaminan waktu pelayanan, dan keringanan biaya melalui sarana cicilan biaya penyambungan sampai 24 kali. Untuk saat ini, sistem tersebut baru diberlakukan di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.

"LSP sudah diimplementasikan pada konsumen bisnis dan industri daya 100-200 kVA (kilo volt ampere) tahun 2016 untuk layanan pasang baru dan tambah daya. Sementara untuk konsumen tegangan rendah mulai 450 VA sampai dengan 197 kVA (di luar tarif bisnis dan industri daya 100-200 kVA) mulai dari 4 September 2018," ungkap Hardian seperti ditulis Antaranews.com, Rabu (5/9).

Hardian menambahkan sistem layanan satu pintu ini membawa rapor Getting Electricity (GE) Indonesia naik ke peringkat 38 dari yang sebelumnya 49. Sebagai informasi, Getting Electricity (GE) adalah 1 dari 10 indikator yang menjadi penilaian dalam EoDB (Ease of Doing Business) yang dicanangkan World Bank. Indikator ini ditujukan untuk mengukur tingkat kemudahan berbinis dari 190 negara di dunia. Empat kriteria Penilaian GE adalah prosedur, waktu, biaya, dan keandalan pasokan serta transparansi tarif.

Semoga kebijakan ini membawa dampak baik bagi masyarakat Jawa Tengah dan DI Yogyakarta ya, Millens. (MG12/E04)