Pilkada Kota Tegal, Tugas Berat Menanti Tanty

Menjadi satu-satunya kontestan perempuan dalam Pilkada Kota Tegal, sosok Tanty jadi sorotan warga Tegal. Walikota sebelumnya, yang merupakan perempuan, dicokok KPK karena diduga korupsi. Kini, tugas berat menanti Tanty. Mampukah dia?

Pilkada Kota Tegal, Tugas Berat Menanti Tanty
Pasangan Calon (Paslon) Pilwakot Tegal 2018 dari PKB dan Nasdem, Habib Ali Zaenal Abidin-Tanty Prasetyoningrum mendaftar ke KPUD Kota Tegal, pada Rabu (10/01/2018). (Nasdemjateng.id)
305
View
Komentar

Inibaru.id –Dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah yang bakal menyelenggarakan Pilkada Serentak 2018, Kota Tegal menjadi salah satu kota yang paling menarik. Alasannya, karena petahana dipastikan nggak bakal turut serta.

Siti Masitha Soeparno, petahana Walikota Tegal, sebelumnya dicyduk KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 29 Agustus 2017. Nah, ketidakhadiran Bunda Sitha, panggilan akrabnya, dipastikan bakal membuat Pilkada Kota Tegal lebih ramai.

Sebelumnya, pada Senin (8/1/2018), Dedy Yon Supriyono-Jumadi memastikan diri menjadi pasangan calon (paslon) pertama yang mendaftar ke KPUD Tegal. Mereka didukung Partai Gerindra, PAN, PKS, PPP, dan Demokrat. Menyusul kemudian Nursholeh-Wartono (Golkar dan Hanura) dan pasangan Herujito-Sugono (PDIP).

Baca juga:
Pilih Calonmu dan Kawal Pilkada 2018!
Aksi Saling Klaim Dukungan Mbah Moen

A Ghautsun-Muslih Dahlan mendaftar setelah itu. Mereka maju lewat jalur independen. Nggak lama kemudian, Habib Ali ZA yang didukung Partai Nasdem dan PKB juga menyambangi KPUD Tegal. Mantan anggota DPRD itu bakal didampingi Tanty Prasetyoningrum, sosok muda yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Nasdem Tegal.

Sosok Perempuan

Sebelum resmi mencalonkan diri, sosok Tanty Prasetyoningrum sudah lebih dulu menjadi sorotan warga lantaran berpotensi jadi satu-satunya perempuan dalam Pilkada Kota Tegal 2018. Sosoknya juga sudah banyak “nampang” di sudut-sudut strategis Kota Tegal. Siapakah dia?

Sebagai informasi, Tanty ternyata putri daerah lo, Millens. Kendati saat ini tinggal di Samarinda, Kalimantan Timur, dia asli Tegal kok. Tanty lahir di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat. Dia tinggal di Samarinda karena mengikuti sang suami, Alphad Syarief, yang menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Samarinda.

Menjadi satu-satunya calon perempuan adalah tantangan tersendiri untuk Tanty. Figur politikus perempuan tengah menjadi sorotan di sana. Ini nggak lepas dari rekam jejak figure terdahulu yang ditangkap KPK lantaran dituduh korupsi, yakni Siti Masitha.

Baca juga:
Ganjar-Yasin Diantar Delman Daftar Pilgub Jateng
Ganjar-Yasin Resmi Daftar ke KPUD Jateng

Namun begitu, Tanty bukanlah Sitha. Terlepas dari stigma negatif yang beredar, sosok pemimpin perempuan belakangan juga sedang jadi tren di Jateng, khususnya Pantura. Saat ini Jateng punya Idza Priyanti (Bupati Brebes), Mirna Annisa (Bupati Kendal), Arini Harimurti (Wakil Bupati Pekalongan), dan Hevearita (Wakil Walikota Semarang) yang terbilang sukses di daerahnya masing-masing.

Sebagai perempuan, Tanty tentu mewakili para pemilih perempuan. Dia punya kans memenangi Pilkada. Namun, bisakah dia dan jakwir-jakwir-nya “berbicara” banyak? Mampukah dia bekerja sama dengan Habib Ali ZA? Hm, menarik ditunggu nih, Millens. (PL/GIL)