Picu Produktivitas Motret, Hunting Pasar Semarang Gelar Pameran Foto

Picu Produktivitas Motret, Hunting Pasar Semarang Gelar Pameran Foto
Sesi pembahasan foto-foto yang dipamerkan. (Inibaru.id/ Audrian F)

Sehabis banyak memotret di pasar-pasar Kota Semarang, Komunitas Hunting Pasar Semarang bikin pameran foto. Selain dipajang, foto-foto ini juga dijual.

Inibaru.id - Setelah melakukan banyak aktivitas foto-foto di pasar, Komunitas Hunting Pasar Semarang mengadakan pameran foto. Dari sekian banyak foto yang dikumpulkan, akhirnya terpilih 18 foto yang dipajang di dinding Waroeng Kopi Alam yang berada di Jalan Singosari, Wonodri, Pleburan.

Koordinator Hunting Pasar Semarang Daud Prayogo menjelaskan jika pameran ini merupakan bagian dari salah satu program Komunitas Hunting Pasar Semarang dalam menyalurkan hobinya untuk memotret aktivitas pasar. Katanya ada tiga tahapan, yakni referensi, eksekusi, dan publikasi.

Mereka mendapat referensi dari pemaparan fotografer profesional yang membagi ilmunya, dari buku foto dan referensi foto-foto lainnya. Setelah referensi didapat, langkah berikutnya adalah eksekusi. Mereka pergi ke pasar untuk hunting foto saban akhir pekan.

“Nah, di bagian publikasi ini kita biasanya posting di grup Whatsapp atau Instagram dan yang paling utama adalah membuat pameran seperti ini,” ungkap Daud pada Minggu (21/3/2021).

Pameran foto di Waroeng Kopi Alam. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Pameran foto di Waroeng Kopi Alam. (Inibaru.id/ Audrian F)

Foto-foto pilihan ini bakal dipajang sampai 31 Maret 2021. Kalau pengunjung tertarik, foto tersebut boleh dibeli. Satu lembar foto dibanderol Rp 150 ribu sampai Rp 2 juta. Foto paling mahal ini merupakan milik salah seorang fotografer profesional dari Semarang, Lim Winasdy.

Daud berharap pameran foto ini bisa memacu teman-teman komunitas untuk terus berkarya dan produktif. Ke depan, rencananya pameran foto seperti ini akan terus diadakan.

“Mungkin kami juga akan kolaborasi dengan komunitas foto lain. Banyak yang antusias membuat pameran dengan kami,” terangnya.

Bincang foto bersama Lim Winasdy. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Bincang foto bersama Lim Winasdy. (Inibaru.id/ Audrian F)

Pameran Bisa Menambah Level Fotografer

Salah seorang fotografer senior di Kota Semarang dan Komunitas Hunting Pasar Semarang yakni Agus Boedi Santoso menyampaikan betapa penting pameran foto ini. Menurutnya, ada tiga hal yang bisa membawa seorang fotografer pada puncaknya.

Pertama, dengan mendapatkan titel kejuaraan fotografi, seperti memenangkan perlombaan yang berskala nasional maupun internasional. Kedua, membuat buku dan ketiga, publikasi melalui pameran.

“Dengan pameran, portofolio kita juga bisa bertambah,” katanya.

Di sisi lain, Pengurus Forum Fotografi Semarang Rahman Hakim menuturkan, foto pasar itu unik karena bisa jadi medium etnografi. Dengan foto pasar, kita bisa menerka bagaimana karakteristik suatu kota dan kebudayaannya.

"Dari foto pasar juga kita bisa tahu perubahan dinamika dari zaman ke zaman," pungkas Rahman Hakim.

Nah, buat kamu yang penasaran dan ingin melihat foto-foto anggota Komunitas Hunting Pasar Semarang bisa langsung saja ke Waroeng Kopi Alam ya, Millens. 

Tertarik beli tapi bujet tipis? Boleh menawar, lo. Sip kan? (Audrian F/E05)