Perlukah Memakai Sarung Tangan saat Belanja di Supermarket?

Perlukah Memakai Sarung Tangan saat Belanja di Supermarket?
Belanja pakai sarung tangan malah tingkatakan risiko terinfeksi. (Shutterstock)

Belanja di supermarket selama pandemi Corona seperti sekarang ini bisa memicu kekhawatiran tersendiri. Hanya, apakah kamu perlu memakai sarung tangan saat melakukannya?

Inibaru.id – Semenjak pandemi corona melanda Indonesia, masyarakat pun mengalami perubahan perilaku. Kini memakai masker di luar rumah menjadi hal yang lumrah dilakukan. Hanya, apakah kamu juga perlu memakai sarung tangan saat berbelanja demi mencegah penularan Covid-19?

Banyak orang yang percaya sarung tangan bisa mencegah penularan virus corona. Hanya, ahli mikrobiologi Kelly Reynolds, Ph.D. dari Universitas Arizona justru berpendapat sebaliknya.

Menurutnya, penggunaan sarung tangan ketika berbelanja justru bisa memberikan lebih banyak kerugian. Berikut adalah alasannya.

Sarung Tangan Justru Bisa Memicu Penyebaran Virus

Kita diminta untuk sering-sering mencuci tangan dengan sabun agar nggak mudah terinfeksi virus corona. Hanya, bukan berarti dengan memakai sarung tangan kamu sudah aman dari virus.

Kalau kamu menyentuh sebuah benda yang ternyata sudah terkontaminasi dengan sarung tangan dan kemudian menyentuh benda lain, maka sarung tangan yang kamu pakai justru menjadi media penyebaran virus. Waspadalah jika sarung tangan yang dipakai berbahan lateks karena virus corona ternyata lebih mudah untuk menempel pada bahan ini daripada ke kulit manusia.

Alih-alih memakai sarung tangan, kamu lebih disarankan lebih sering mencuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer setelah menyentuh barang belanjaan, uang, gagang pintu, atau barang-barang lainnya saat berbelanja.

Rasa Aman Saat Memakai Sarung Tangan Bisa Berbahaya

Rasa aman karena telah memakai sarung tangan saat berbelanja atau melakukan aktivitas di luar rumah lainnya bisa berbahaya. Banyak orang yang kemudian nggak mencuci tangannya. Padahal, saat melepas sarung tangan, jari-jari menyentuh bagian luar sarung tangan yang bisa saja sudah terkontaminasi virus dan kuman.

"Bahkan, 30 persen tenaga kesehatan masih belum tahu cara melepas sarung tangan dengan baik. Padahal, mereka sudah dilatih sebelumnya," ucap Reynolds.

Virus corona dapat menempel pada sarung tangan lateks lebih baik daripada menempel pada kulit. (EPA)
Virus corona dapat menempel pada sarung tangan lateks lebih baik daripada menempel pada kulit. (EPA)

Cara Melepaskan Sarung Tangan Karet dengan Benar

Jepitlah satu sarung tangan di bagian pergelangannya. Setelahnya, tarik ke bagian atas hingga bagian ujung terlepas. Kemudian, jari yang sudah terlepas dipakai untuk menarik sarung tangan yang masih terpakai di bagian pergelangan tangan. Lepas dengan cara yang sama. Setelahnya, buang sarung tangan dan kemudian cuci tangan dengan sabun.

Pembuangan sarung tangan harus dilakukan dengan hati-hati. Jika tidak, bisa jadi ada banyak barang yang terkontaminasi virus dan kuman.

Mengapa Petugas Kesehatan Harus Memakai Sarung Tangan?

Reynolds mengatakan petugas kesehatan harus memakai sarung tangan karena bersinggungan langsung dengan pasien sehingga lebih rentan tertular. Konsekuensinya, mereka juga nggak bisa sembarangan berjalan di dekat orang lain dengan memakai sarung tangan atau peralatan pelindung lainnya.

Aktivitas ini tentu sangat berbeda dengan saat kamu berbelanja. Meski ada potensi penularan virus, nggak sebesar saat di fasilitas kesehatan. Hal ini berarti, kebutuhan penggunaan sarung tangan saat berbelanja nggak benar-benar penting.

Satu hal yang pasti, Millens. Jangan lama-lama berbelanja. Segera ambil barang yang dibutuhkan, bayar, dan pulang. Jangan lupa cuci tangan dan jaga jarak, ya? (Tem/MG29/E07)