Perhatikan Hal Ini Sebelum Bikin Curriculum Vitae

Perhatikan Hal Ini Sebelum Bikin <em>Curriculum Vitae</em>
Ilustrasi membuat CV. (Vazame)

Saat hendak melamar kerja, berkas yang selalu diminta perusahaan adalah curriculum vitae (CV). Saking pentingnya berkas ini, kamu nggak boleh sembarangan membuatnya. Coba deh perhatikan hal-hal ini saat buat CV.

Inibaru.id – Saat hendak melamar pekerjaan, hal mesti kamu lakukan adalah mengirim surat lamaran pekerjaan dilampiri dengan daftar riwayat hidup atau curriculum vitae (CV). Kedua berkas itu biasanya diminta perusahaan untuk memudahkan mereka dalam mengevaluasi kemampuan pelamar kerja.

Karena menjadi tolok ukur penting dalam penerimaan karyawan, seluruh garis besar kehidupanmu mesti tergambar secara singkat di dalamnya. Data itu termasuk riwayat pendidikan dan pengalaman kerja yang menjadi referensi bagi pihak perusahaan sebelum memutuskan memanggilmu untuk wawancara.

Sayang, seringkali surat lamaran nggak dibaca dengan saksama, bahkan nggak diminati pihak HRD karena kualitas CV yang nggak menarik. Lalu, bagaimana sih membuat CV yang benar dan menarik? Simak tips berikut yuk!

Buatlah CV yang Simpel

CV yang menarik bukan berart harus didesain dengan unsur yang memberi kesan “penuh” ya, Millens. Kenapa? Tentu saja karena tim HRD hanya punya waktu singkat untuk membaca isi CV-mu di antara CV pelamar yang lain. Mereka pasti bakal kerepotan kalau harus membaca CV-mu yang penuh dengan gambar dan data itu. Jadi, biarkan saja desain CV bersih dengan pilihan font yang normal. Ini justru memudahkan mereka melihat detail kemampuan sang pelamar.

Gunakan Tata Bahasa dan Tanda Baca yang Benar

Meski tampak sepele, menggunakan tata bahasa dan tanda baca yang benar merupakan hal penting untuk selalu diperhatikan. CV yang menggunakan tata bahasa dan tanda baca yang tepat dapat memudahkan dan menarik HRD agar membaca resume, paling tidak hingga selesai.

Isi Keterangan yang Menonjolkan Kemampuanmu

Saat menulis CV, jangan lupa untuk membuat ringkasan singkat mengenai kemampuan dan pengalamanmu di bidang pekerjaan tersebut. Sebisa mungkin gambarkan tentang dirimu dan tonjolkan kemampuanmu secara detail dalam CV.

CV dan Surat Lamaran Harus Saling Mendukung

CV dan surat lamaran tentu memiliki tujuan yang berbeda, CV berfungsi untuk menjelaskan tujuan kariermu, sedangkan surat lamaran menerangkan alasanmu hingga bersedia menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Jadi, jangan sampai keduanya berisi keterangan yang berbeda.

Baca Ulang CV dan Perbaiki Kesalahan di Dalamnya

Langkah terakhir, kamu perlu membaca ulang CV yang telah kamu buat sebelum mengirimkannya ke perusahaan. Ini penting dilakukan untuk meminimalkan kesalahan yang ada dalam CV. 

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat membuat CV. Kalau CV-mu berhasil menarik perhatian HRD dan kamu diundang untuk wawancara, jangan lupa berlatih juga ya, Millens. (IB07/E04)