Baru Diresmikan, Begini Fakta Menarik Bandara Kertajati

Presiden Joko Widodo meresmikan operasional Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat pada Kamis (24/5/2018). Disebut sebagai bandara terbesar kedua, begini fakta menarik Bandara Kertajati.

Baru Diresmikan, Begini Fakta Menarik Bandara Kertajati
Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat. (Sinarharapan.id)

Inibaru.id – Setelah sempat diundur dua kali, Presiden Joko Widodo akhirnya meresmikan operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat (Jabar) pada Kamis (24/5/2018). Peresmian Bandara Kertajati ditandai dengan pendaratan pertama (historical landing) pesawat kepresidenan.

Bandara yang memiliki nilai proyek senilai Rp 2,6 triliun ini diharapkan dapat mengatasi lonjakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Rencana ke depan, Bandara Kertajati bakal melayani rute mudik Lebaran dan sudah bisa dimasuki pesawat komersial pada pertengahan Juni mendatang.

Nah, sobat Millens, Bandara Kertajati ini rupanya memiliki beberapa fakta menari, lo. Inibaru.id merangkum fakta-fakta tersebut untukmu. Yuk, simak ulasan ini.

1. Dicanangkan SBY, Disahkan Jokowi

Bandara Internasional Kertajati diremikan oleh Presiden Jokowi. (Kbr.id)

Bandara Kertajati dicanangkan sejak masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sejak 2009, pemerintah sudah mulai melakukan pembebasan tanah untuk bandara ini. Namun, pembangunan bandara baru dilakukan pada 2014 yakni dimulai dengan pembuatan runaway.

Bandara Kertajati diketahui rampung pada akhir 2017 yang mana masuk dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Setelah rampung, bandara tersebut rencananya bakal segera diresmikan tapi karena masih ada hambatan sehingga peresmian Bandara Kertajati baru dilaksankan pada Kamis (24/5) oleh Presiden Jokowi.

2. Bandara Terbesar Kedua di Indonesia

Rencana pembangunan Bandara Kertajati. (Sindonews.com)

Bandara Kertajati diklaim sebagai bandara terbesar kedua setelah Bandara Soekarno-Hatta. Bandara ini dibangun di atas lahan seluas 1.800 ha dan memiliki landas pacu atau runaway berukuran 2.500 x 60 meter dan akan diperpanjang menjadi 3.000 x 60 meter. Pada tahap pertama, bandara yang berada di Majalengka, Jawa Barat itu bisa menampung lebih dari 5,6 juta penumpang.

3. Satu-Satunya Bandara yang Dikelola BUMN dan BUMD

Bandara Kertajati dikelola BUMN dan BUMD. (Bijb.co.id)

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) ini bakal dikelola BUMN dan BUMD. Dalam hal ini, BUMN yang mengelola bandara yakni PT Angkasa Pura II, sedangkan pihak BUMD yang akan mengelola adalah PT BIJB dan BUMD milik Pemprov Jabar.

PT Angkasa Pura II telah menyepakati kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) untuk masa kelola 17 tahun. Adapun Angkasa Pura II akan menjadi operator atau pengelola Bandara Kertajati yang terletak sekitar 68 km dari Bandung. Dengan begitu, BIJB menjadi satu-satunya bandara yang dikelola dua pihak tersebut.

4. Pemprov Jabar Mengusulkan Nama Abdul Halim untuk Bandara Ini

Abdul Halim, salah seorang pahlawan nasional. (Sindonews.com)

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepakat mengajukan nama Bandara Internasional Abdul Halim ke pemerintah pusat.

“Saya sudah bicara langsung dengan Presiden Jokowi terkait nama bandara yakni Bandara Internasional Abdul Halim,” ujar lelaki yang kerap disapa Aher ini.

Kompas.com, Jumat (25/5) penamaan tersebut diajukan lantaran Abdul Halim merupakan tokoh perjuangan asal Majalengka dan telah ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional.

5. Dinantikan Selama 15 Tahun

Bandara Kertajati bagian dalam. (Suara.com)

Bandara Kertajati digagas sejak 15 tahun lalu pada pemerintahan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan sekaligus pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, proses pembangunan bandara ini cenderung alot sehingga baru diresmikan pada 2018.

Semoga Bandara Kertajati mampu melayani kebutuhan penerbangan masyarakat Jawa Barat ya, Millens. (IB11/E04)