Percepat Penanganan, RS UNS Resmi Jadi Laboratorium Tes Covid-19 di Jateng

Percepat Penanganan, RS UNS Resmi Jadi Laboratorium Tes Covid-19 di Jateng
RS UNS resmi menjadi rujukan untuk pemeriksaan Covid-19 untuk wilayah Jawa Tengah. (Halodoc)

Jawa Tengah berupaya keras mempercepat penanganan Covid-19. Setalah beberapa waktu lalu laboratorium tes covid-19 hanya dipusatkan di B2P2VRP Salatiga, kini ada satu lagi laboratorium yang ditambahkan, yakni di Rumah Sakit UNS Solo.

Inibaru.id - Kementerian Kesehatan resmi menunjuk Rumah Sakit UNS sebagai Laboratorium Pemeriksaan Covid-2019 untuk wilayah Jawa Tengah, Senin (13/4/2020). Rumah sakit yang beralamat di Jalan A Yani No 200 Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, itu saat ini sudah mulai beroperasi.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku senang. Ditemui di rumah dinasnya pada Selasa (14/4), Ganjar berharap keberadaan laboratorium baru ini bisa mempercepat pemerikasaan virus corona di wilayahnya. 

“Saya senang (dengan penetapan RS UNS sebagai laboratorium Covid-19)! Akan saya persiapkan keperluan untuk itu," kata dia.

Sebelum penetapan tersebut, Jateng memang tercatat hanya memiliki satu laboratorium untuk penelitian Covid-19, yakni di Laboratorium Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga.

Rumah Sakit Lain Menyusul

Ganjar menyebutkan, selain RS UNS, beberapa rumah sakit di Jateng sejatinya sudah dipersiapkan sebagai "calon" laboratorium rujukan untuk mendiagnosa virus corona. Rumah sakit tersebut kini tinggal menanti ketetapan dari Kemenkes.

RSUP dr Kariadi juga hendak dijadikan laboratorium. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
RSUP dr Kariadi juga hendak dijadikan laboratorium. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Sejumlah rumah sakit yang dipersiapkan di antaranya RSUD Moewardi Solo, RSUP Kariadi Semarang, RSN Undip Semarang, Universitas Soedirman Purwokerto, dan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto.

"Ada juga RS Pertamina di Kabupaten Cilacap yang disiapkan pemerintah. Mudah-mudahan segera disetujui sehingga penanganan lebih cepat," tutur Ganjar.

Mulai Beroperasi

Sementara, Jubir Satgas Covid-19 RS UNS dr Tonang Dwi Ardyanto mengatakan, persiapan operasional laboratorium bakal selesai pekan ini. Dia menambahkan, persiapan SDM juga sudah hampir rampung, di antaranya pemagangan dan rekrutmen personel.  

 Salah satu sudut di Laboratorium Pemeriksaan Covid-2019 di RS UNS. (Dok RS UNS)
 Salah satu sudut di Laboratorium Pemeriksaan Covid-2019 di RS UNS. (Dok RS UNS)

"RS UNS telah merekrut sejumlah dokter baru, analis kesehatan, dan para peneliti dari FK UNS agar kapasitas laboratorium memadai," terangnya, Senin (13/4).

Dr Tonang menambahkan, Laboratorium Pemeriksaan Covid-19 RS UNS saat ini telah menerima sampel PDP maupun ODP dari RS UNS maupun dinas kesehatan di Solo Raya.

Salah satu sudut di Laboratorium Pemeriksaan Covid-2019 di RS UNS. (Dok RS UNS)
Salah satu sudut di Laboratorium Pemeriksaan Covid-2019 di RS UNS. (Dok RS UNS)

Hm, penambahan ini tentu sedikit melegakan ya, Millens! Perlu kamu tahu, sebelum laboratorium Covid-19 di Salatiga dan Solo ditetapkan Kemenkes, pengecekan tes virus corona hanya dilakukan di Jakarta dan Yogjakarta.  Ini tentu menjadi kendala.

Bahkan, saat Kemenkes menunjuk laboratorium B2P2VRP di Salatiga sebagai tempat pengecekan, kapasitas yang belum memadai membuat waktu pengecekan masih memakan waktu.

Nah, keberadaan lab di RS UNS ini tentu menjadi kabar gembira. Semoga penanganan pandemi ini jadi lebih cepat ya! (IB28/E03)