Penjelasan PVMBG Terkait Erupsi 4 Gunung Secara Bersamaan

Penjelasan PVMBG Terkait Erupsi 4 Gunung Secara Bersamaan
Ilustrasi letusan Gunung Anak Krakatau (dok. BNPB)

Terhitung 4 gunung mengalami erupsi pada Jumat (10/4/2020) hingga Sabtu (11/4) dini hari di Indonesia. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi PVMBG pun memberikan penjelasan terkait hal ini.

Inibaru.id -  Nggak hanya Gunung Merapi yang mengalami erupsi, Pada Jumat (10/4/2020) hingga Sabtu (11/4) dini hari, tercatat ada tiga gunung lain di Indonesia yang mengalaminya. Gunung-gunung tersebut adalah Semeru, Kerinci, dan Anak Krakatau.

Kasbani, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) mengatakan, erupsi Gunung Merapi terjadi pada Jumat (10/4) pukul 09.10 WIB. Kolom abu teramati setinggi 3.000 meter dari atas puncak atau 5.968 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 75 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 43 detik.

Sementara itu, Gunung Anak Krakatau juga mengalami erupsi sejak Jumat (10/4) pukul 22.35 WIB. Gunung yang ada di Selat Sunda ini melontarkan kolom abu setinggi 500 m dari atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan condong ke arah utara.

Gunung Anak Krakatau juga mengalami erupsi sejak Jumat malam. (Antara Foto/Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat)
Gunung Anak Krakatau juga mengalami erupsi sejak Jumat malam. (Antara Foto/Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat)

Letusan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi kurang lebih 38 menit 4 detik. Beredasarkan pantauan PVMBG, erupsi ini terus berlangsung sampai Sabtu pagi (11/4) pukul 05.44 WIB.

"Letusan terjadi hingga pagi ini," kata Kasbani pada Sabtu (11/4).

Erupsi yang terjadi di Gunung Anak Krakatau ini bersifat strombolian. Hal ini berarti, letusan bersifat kecil namun berlangsung terus-menerus. Status Anak Krakatau kini ada di Level II.

Di Jawa Timur, Gunung Semeru juga mengalami erupsi hampir setiap hari. Hanya, erupsi cenderung kecil dengan ketinggian kolom abu yang dilontarkan sekitar 200 hingga 300 meter saja. 

"Semeru hampir setiap hari, 200-300 meter saja. Sudah karakteristik Semeru seperti itu," terang Kasbani.

Serupa dengan erupsi yang terjadi di Gunung Semeru, erupsi yang berlangsung di Gunung Kerinci juga jarang dan cenderung kecil-kecil. Meski rekaman seismograf pada Jumat (10/4) menunjukkan adanya 105 hembusan, gunung setinggi 3805 mdpl ini nggak mengalami erupsi terus menerus.

"Saya akan cek lagi Kerinci. Kadang-kadang memang erupsi tapi kecil-kecil saja, di Kerinci ada sumber lava, sekali-sekali terdorong," kata Kasbani.

Kasbani menyebut keempat gunung tersebut berada di level II atau waspada.

Kalau kamu tinggal di dekat gunung tersebut, selalu waspada dan mematuhi larangan zona bahaya, ya Millens. (Lip/MG29/E07)