Pengharum Mobil, Bikin Segar atau Mual?

Pengharum Mobil, Bikin Segar atau Mual?
Ilustrasi pengharum mobil. (Shutterstock)

Aroma pengharum mobil dapat berpengaruh pada perjalananmu. Jika terlalu tajam dan menyengat, dikhawatirkan pengharum mobil justru membuat penumpang merasa pusing dan mual.

Inibaru.id – Bila aroma mobil harum, penumpang pasti lebih nyaman selama perjalanan. Karena itulah, banyak produk pengharum mobil dengan berbagai aroma yang diproduksi sejumlah perusahaan. Sayang, nggak semua pengharum mobil itu benar-benar mengharumkan mobil. Sebagian pengharum mobil justru membuat penumpang merasa mual.

Inilah pentingnya memilih pengharum mobil. Usahakan tidak memilih aroma pengharum yang tajam dan terlalu menyengat. Aroma yang demikian nggak nyaman dihirup apalagi dalam waktu yang terlalu lama.

Laman Kompas (10/12/2018) menulis, sebaiknya pilihlah pengharum mobil dengan aroma yang netral dan nggak terlalu tajam, misalnya pilihan aroma terapi. Harum aroma terapi jauh lebih lembut dan nggak terlalu tajam sehingga nggak membuatmu pusing dan mual.

Pengharum mobil. (Shutterstock)

Selain membuat interior lebih harum, pengharum mobil juga bertujuan untuk menghilangkan bau apak. Nah, pilihlah pengharum dengan aroma kopi yang memiliki sifat netral dan ampuh menyingkirkan bau nggak sedap dari dalam mobil.

Oh iya, lebih baik hindari meletakkan pengharum mobil berbahan gel di bagian kisi-kisi air conditioner (AC). Hal tersebut dapat membuat bahan kimia pada pengharum terserap hingga ke evaporator yang berfungsi untuk menciptakan udara dingin.

Jika bahan kimia terserap dan menumpuk, kualitas kesejukan pun akan berkurang. Hal itu juga dapat menimbulkan kerak yang sulit dibersihkan.

Meletakkan pengharum di kisi-kisi AC dapat berakibat buruk. (Tribunnews)

Meletakkan pengharum di kisi-kisi AC juga akan membuat aroma tersebar lebih banyak ke seluruh bagian. Nggak semua penumpang menyukai aroma tersebut, lo.

Nah, pilihlah pengharum mobil dengan aroma yang tepat agar penumpang mobil nyaman selama perjalanan. Selamat mencoba, Millens! (IB10/E04)