Panen Emas dari Pencak Silat Masih Berlanjut

Panen Emas dari Pencak Silat Masih Berlanjut
Pesilat beregu putri Indonesia turut menyumbang emas. (Kompas.com/Kristianto Purnomo)

Tim pesilat Indonesia kembali merebut emas di Asian Games 2018. Kali ini, para pesilat persembahkan enam emas untuk Indonesia.

Inibaru.id – Panen emas dari cabang olahraga pencak silat masih berlanjut. Pada pertandingan yang digelar pada Rabu (29/8/2018), Indonesia menyabet enam medali emas dari cabang pencak silat. Dengan begitu, Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai peringkat keempat dalam klasemen Asian Games 2018 dengan perolehan sebanyak 30 medali emas.

Sugianto membuka perolehan emas dari pencak silat Rabu (29/8) lewat nomor tunggal putra. Dia sukses menyabet emas setelah unggul atas Ilyas Sadara dari Thailand dan Almohaidib Abad dari Filipina dengan raihan 471 poin.

“Saya sangat bangga ternyata saya yang biasa banget bisa menyumbang medali emas untuk Indonesia. Pelatih bilang pada saya, ‘saya yakin sama kamu’, jadi nggak ada cerita saya nggak yakin sama diri saya sendiri. Alhamdulilah, itu jadi motivasi saya untuk melakukan yang terbaik. Riuh penonton juga jadi penyemangat,” tutur Sugianto seperti ditulis Detik.com, Rabu, (29/8).

Sumbangan emas kedua berasal dari nomor ganda putri. Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti mengantarkan medali emas ke-26 untuk tim garuda usai meraih poin tertinggi yakni 574.

Ayu dan Dwi mengungguli pasangan ganda putri Thailand Saowanee Chanthamunee dan Oraya Choosuwan yang hanya meraih 564 poin. Di bawah Thailand, Malaysia melalui Nor Hamizah Abu Hassan dan Nur Syazreen A Malik juga meraih medali perunggu dengan 558 poin.

Panen emas masih berlanjut. Kini giliran Pramudita Yuristya, Lutfi Nurhasanah, dan Gina Tri Lestari yang mengantongi medali emas lewat nomor beregu putri. Mereka unggul tipis dengan 466 poin, selisih dua poin dengan pesilat beregu putri Vietnam.

Nomor pertandingan putri kelas D 60 hingga 65 kilogram juga menyabet emas. Pipiet Kamelia sukses mengalahkan pesilat Vietnam Nguyen Thi Cam Nhi.

Setelah itu, Hanifan Yudani Kusumah juga turut mendulang emas. Lewat nomor putra kelas C 55 hingga 60 kilogram, Hanifan mengalahkan pesilat Vietnam Thai Linh Nguyen pada pertandingan yang digelar di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta.

Perolehan emas Indonesia kembali bertambah melalui Wewey Wita. Pesilat dari kelas B 50 hingga 55 kilogram itu menggenapi perolehan emas Indonesia menjadi 30 usai menundukkan pesilat Vietnam Thi Them Tran dengan kemenangan 5-0.

Duh, bukan main nih performa tim silat Indonesia. Hm, bisakah Asian Games 2018 dikatakan sebagai masa kejayaan pesilat Indonesia, Millens? (IB15/E04)