Pemprov Jateng Konfirmasi Kematian 3 Pasien Virus Corona

Pemprov Jateng Konfirmasi Kematian 3 Pasien Virus Corona
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengumumkan kasus virus corona di Jawa Tengah. (jatengprov.go.id)

Gubernur Jawa Tengah mengumumkan kematian pasien ketiga virus corona di Jawa Tengah. Pasien ketiga yang dinyatakan meninggal juga mengikuti seminar di Bogor sebagaimana pasien Jateng yang pertama.

Inibaru.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan bahwa korban meninggal akibat terjangkit virus corona alias COVID-19 menjadi tiga orang. Selain itu, masih ada enam orang lain yang juga positif virus corona yang masih dirawat.

Berdasarkan data yang diunggah Pemprov Jateng hingga Kamis (19/3) pukul 07.00 di laman https://corona.jatengprov.go.id, setidaknya ada 83 orang yang berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Dari sepuluh orang yang positif corona, tujuh diantaranya masih dalam perawatan dan tiga sisanya dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan 1870 orang di Jateng berstatus sebagai orang dalam pengawasan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap kematian akibat virus corona terbaru di Jawa Tengah. (kompas)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap kematian akibat virus corona terbaru di Jawa Tengah. (kompas)

Tujuh pasien positif corona di Jateng kini dirawat di empat rumah sakit wilayah yakni, tiga orang di RS dr Moewardi Solo, dua orang di RS dr Karyadi Semarang, satu orangdi RS Tidar Magelang, dan satu orang di RS Wongso Negoro Semarang.

“Meninggal tadi satu, total meninggal tiga (dua di Solo dan satu di Semarang),” terang Ganjar saat menyelenggarakan konferensi pers di rumah dinasnya pada Rabu (18/3).

Sebagai informasi, pasien terakhir yang meninggal adalah perempuan berusia 49 tahun yang dirawat di RSUD Dr. Moewardi, Solo. Sebagaimana korban meninggal dari Solo sebelumnya, pasien ini juga mengikuti seminar di Bogor, Jawa Barat.

Ganjar pun mengaku sedang melakukan koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil demi melakukan pengecekan lebih lanjut terkait dengan seminar tersebut.

“Harus tanya ke seminarnya di Bogor, kok banyak yang tertular. Koordinasi Dinas Kesehatan Jawa Tengah dan Jawa Barat agar bisa dilakukan tracking cepat,” ungkap Ganjar.

Jumlah pasien virus corona di Indonesia semakin meningkat. (sindonews.net)
Jumlah pasien virus corona di Indonesia semakin meningkat. (sindonews.net)

Setiap harinya, jumlah pasien positif virus corona di Indonesia semakin meningkat. Berdasarkan data yang dikeluarkan akun Twitter @SEACoronavirus pada Rabu (18/3) pukul 18.11 malam, sudah ada 227 orang yang dipastikan positif terpapar dengan 19 orang meninggal dunia. Risiko kematian atau mortality rate akibat virus ini juga mencapai 8,33 persen atau tertinggi kesembilan di dunia.

Selalu terapkan pola hidup sehat dan melakukan social distancing ya, Millens! Pantau pula perkembangan virus corona di Jawa Tengah dengan mengakses https://corona.jatengprov.go.id. Yuk saling bantu perangi corona! (Det/IB09/E06)