Pemkot Bandung Bagikan Anak Ayam untuk Dukung Program Revolusi Mental
Pembagian anak ayam. (Psjabar)

Pemkot Bandung Bagikan Anak Ayam untuk Dukung Program Revolusi Mental

Guna mendukung program pemerintah dalam revolusi mental dan pendidikan karakter, Pemkot Bandung bagikan anak ayam untuk siswa di sekolah.

Inibaru.id – Wacana Walikota Bandung, Oded M. Nial untuk bagikan anak ayam ke siswa mulai terealisasikan. Pembagian anak ayam tersebut sudah dilakukan secara simbolis kepada sejumlah siswa. Salah satunya targetnya adalah siswa di SMPN 54 Bandung yang terletak di Kecamatan Gedebage pada Kamis (21/11/19).

Sebelumnya Oded menyampaikan bahwa banyak anak mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan gadget. Dia lantas mewacanakan pembagian anak ayam agar anak mempunyai kegiatan yang lain.

Elin Lindawati, salah seorang guru SMPN 54 Bandung menjelaskan bagaimana pemeliharaan anak ayam tersebut akan diterapkan di pelajaran sekolah.

"Nanti di Sains (IPA) diukur beratnya udah berapa misalnya satu bulan berapa nanti kalau udah gede berapa penambahannya. Dibandingkan dengan anak ayam dari anak lain apakah berbeda ataukah sama," kata salah seorang guru SMPN 54 Bandung, Elin Lindiawati di Bandung seperti yang dikutip dari Tirto.id, Jumat (22/11).

Selian itu, program pemeliharaan anak ayam juga masuk dalam penilaian mata pelajaran yang lain. Misalnya di pelajaran Bahasa Indonesia, siswa diminta untuk melaporkan bagaimana tumbuh-kembang ayam. Kemudian kreatifitas kandang ayam pun masuk ke dalam mata pelajaran Prakarya.

Teknis dari pemeliharaan ayam tersebut adalah dengan cara membentuk kelompok untuk mrmutuskan satu kandang penyimpanan untuk lima ayam milik anggota. Kelompok tersebut dipilih bedasarkan jarak kedekatan rumah agar bisa saling memantau.

Meski diremehkan dan menjadi olok-olokan warganet, program ini mendapat tanggapan positif dari siswa SMPN 54 Badung. Salah satunya Rabil Khairul Akbar. Dia mendapat ayam putih.”Alhamdulillah senang. Nanti akan dirawat sebaik-baiknya,” ujar Rabil.

Walikota Bandung Oded M Danial menuturkan kalau program ini ditujukan untuk membantu program revolusi mental pemerintah yang masih dalam tahap percobaan. Jika berhasil makan akan terus ditingkatkan berupa penambahan anggaran. Sementara ini pembagian anak ayam dilakukan di SD dan SMP di dua kecamatan.

Wah, menarik banget ya. Jika hasilnya positif, bisa jadi percontohan di bidang pendidikan nih, Millens. (IB28/E06)