Pemilik Tipe Rambut Mana yang Boleh Malas Keramas?

Pemilik Tipe Rambut Mana yang Boleh Malas Keramas?
Kapan kamu harus keramas? (iStockphoto)

Rambut keriting, tebal, tipis atau kering butuh perawatan yang berbeda. Dalam mencucinya kamu harus memperhatikan intensitas yang tepat. Mana nih yang boleh malas keramas?

Inibaru.id – Nggak hanya kulit, rambut juga perlu perawatan yang tepat. Salah satu perawatan rambut yang rutin dilakukan adalah keramas. Bahkan intensitas keramas atau mencuci rambut juga harus kamu sesuaikan dengan jenis sampo yang kamu pakai.

Agar selalu sehat, cara keramas juga perlu disesuaikan dengan tipe rambut lo. Hal ini karena tiap orang memiliki tipe rambut yang berbeda sehingga memerlukan perawatan khusus berupa frekuensi keramas dan jenis sampo yang tepat.

Intensitas Keramas yang Tepat Berdasarkan Tipe Rambut

Yuk cari tahu intensitas keramas yang tepat berdasarkan tipe rambut!

 1. Rambut Berminyak

Rambut berminyak. (iStockphoto)
Rambut berminyak. (iStockphoto)

Para ahli menyarankan orang dengan tipe rambut yang ini untuk keramas tiap hari. Namun begitu, hindari untuk keramas tiap hari jika kamu memiliki rambut yang panjang, kasar atau keriting.

2. Rambut Kering dan Rusak

Rambut rusak. (iStockphoto)
Rambut rusak. (iStockphoto)

Ahli penata rambut Shannon King merekomendasikan pemilik rambut rusak dan kering untuk mencuci rambut 5-7 hari sekali. Hal ini untuk membiarkan kulit kepala dan rambut untuk memproduksi minyak alami. Terlalu sering keramasakan memperparah kondisi rambutmu!

3. Rambut Bergelombang

Rambut bergelombang. (Stock.adobe)
Rambut bergelombang. (Stock.adobe)

Kamu yang memiliki rambut bergelombang bisa keramas 4-5 hari sekali, Millens! Namun kamu harus menyesuaikan intensitasnya dengan kondisi rambutmu. Jika rambutmu padat dan panjang, kamu bisa mempersering intensitasnya menjadi 1-2 hari sekali.

4. Rambut Keriting

Rambut keriting. (Unsplash)
Rambut keriting. (Unsplash)

Agar pertumbuhan rambut optimal, kamu yang memiliki rambut keriting cukup keramas sekali saja selama seminggu. Selain menggunakan sampo yang tepat, kamu juga disarankan untuk menggunakan kondisioner untuk perawatan rambutmu.

5. Rambut Halus Tipis

Rambut tipis lurus. (Shutterstock)
Rambut tipis lurus. (Shutterstock)

Pemilik rambut ini seyogyanya keramas lebih sering yaitu dua hari sekali. Hal ini bertujuan untuk memberikan kelembapan pada kulit kepala dan rambut sehingga merangsang kesuburan rambut. Keramas lebih sering juga membantumu untuk membersihkan minyak berlebih.

6. Rambut Tebal

Rambut tebal nggak harus sering-sering dicuci. (Freepik)
Rambut tebal nggak harus sering-sering dicuci. (Freepik)

Sama seperti pemilik rambut keriting, rambut tebal hanya perlu dicuci seminggu sekali. Kondisi rambut yang lebat membuat kelembapan tertahan lebih lama. Sehingga buatmu pemilik rambut tipe ini nggak masalah jika agak malas keramas.

Namun begitu, kamu juga harus menyesuaikan intensitas keramas dengan musim, Millens! saat musim dingin, kamu perlu keramas lebih sering karena kondisi rambut yang kering dan dapat menimbulkan ketombe.

Sedangkan pada musim panas, orang nggak perlu terlalu sering keramas terutama pada pemilik rambut keriting. Pada kondisi ini kulit kepala mampu memproduksi minyak yang dapat menjaga kelembaban rambut secara alami.

Nah sudah tahu kan intensitas keramas yang tepat bagimu, Millens? (CNN/IB27/E05)