Pemerintah Berikan Bantuan Sosial Rp 500 Ribu per KK, Begini Cara Ceknya!

Pemerintah Berikan Bantuan Sosial Rp 500 Ribu per KK, Begini Cara Ceknya!
Ilustrasi BST. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pemerintah melalui Kementerian Sosial memberikan BLT atau Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp 500 ribu per kepala keluarga (KK) sebanyak satu kali saja. Begini cara ceknya!

Inibaru.id – Pemerintah melalui Kementerian Sosial bakal memberikan Bantuan langsung Tunai (BLT) atau Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp 500 ribu per kepala keluarga (KK). Khusus bantuan ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 4,5 Triliun.

Bantuan ini snegaja digelontorkan pemerintah untuk memulihkan perekonomian masyarakat pasca-pandemi Covid-19. Dengan bantuan ini diharapkan daya beli masyarakat bakal meningkat dan terus memutar roda perekonomian.

Asep Sasana Purnama Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial mengungkapkan bahwa bakal ada 9 juta KK yang menerima bantuan ini.

“Akan ada 9 juta keluarga yang menerima bantuan kali ini dan dengan jumlah stimulus atau bantuan tunai senilai Rp 500 ribu per KK dan diberikan sekali saja,” ungkapnya.

Penerimanya adalah pemilik Kartu Keluarga Sejahtera. (Wowkeren)
Penerimanya adalah pemilik Kartu Keluarga Sejahtera. (Wowkeren)

Masyarakat juga harus memperhatikan bahwa bantuan ini hanya diberikan sekali saja. Sehingga Asep berharap agar penerimanya bisa menggunakan bantuan ini dengan bijak serta dialokasikan untuk membeli kebutuhan pokok saja. Sementara itu, bantuan ini bisa dicairkan mulai September 2020 ini.

Sebagai informasi, bantuan ini diberikan pada masyarakat yang bukan termasuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Selain itu, penerimanya juga harus memenuhi syarat yakni memiliki Kartu Keluarga Sejahtera. Nantinya bantuan ini bakal ditransfer langsung ke Kartu Keluarga Sejahtera.

Untuk mengetahui apakah keluargamu masuk dalam daftar penerima bantuan ini, calon penerima dapat melakukan tiga alternatif pengecekan melalui laman cekbansos.siks.kemsos.go.id.  Ketiganya yaitu dengan memasukkan ID Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), nomor Penerima Bantuan Iuran Peserta Jaminan Kesehatan atau peserta Kartu Indonesia Sehat (PBI JK/KIS), atau dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat. (Inibaru.id/ Triawanda Torta Aditya)
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat. (Inibaru.id/ Triawanda Torta Aditya)

Jika keluargamu menjadi penerima bantuan ini, kamu bisa mencairkannya dengan cara tarik tunai melalui ATM atau kantor cabang atau e-warong.

Sebelumnya, pemerintah telah memberikan berbagai bantuan di tengah pandemi Covid-19 ini. Di antaranya adalah bantuan PKH, Bantuan Subsidi Upah (BSU), bantuan sembako, Kartu Prakerja. Selain itu, ada pula bantuan kuota internet gratis untuk siswa, guru, mahasiswa serta dosen.

Menteri Sosial Juliari P Batubara meminta agar agar penggunaan tambahan bantuan bisa dipergunakan dengan bijaksana agar benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Gunakan untuk yang prioritas, kebutuhan yang primer," ujar Juliari.

Semoga bantuan ini dapat berguna dan tentunya tepat sasaran ya, Millens! (Tri/IB27/E05)