Dokter Anak: Pemberian ASI untuk Betrand Peto Kurang Tepat dan Nggak Ada Manfaatnya
Potret bahagia Sarwendah, Ruben Onsu, dan Betrand Peto. (Instgaram/ruben_onsu)

Dokter Anak: Pemberian ASI untuk Betrand Peto Kurang Tepat dan Nggak Ada Manfaatnya

Penyanyi Sarwendah Tan menjelaskan alasan dia memberikan ASI pada Betrand Peto, anak angkatnya yang kini berusia 13 tahun. Bagi Dokter Spesialis Anak, pemberian ASI pada anak berusia remaja hampir nggak memberikan manfaat.

Inibaru.id - Sarwendah Tan, penyanyi cum istri presenter Ruben Onsu dianggap kontroversial lantaran mengaku memberi ASI kepada Betrand Peto, anak angkatnya yang kini telah beranjak remaja. Kita tahu, ASI adalah asupan utama bayi. Namun, apa jadinya jika ASI dikonsumsi oleh setelah anak beranjak remaja?  

Dokter Spesialis Anak Dr Rina Rohsiswan SpA menjelaskan, memberi ASI pada anak yang telah beranjak dewasa nggak ada manfaatnya.

“Enggak ada lah, manfaatnya hampir tidak ada. Tidak ada yang menyuruh memberikan ASI kepada anak umur 13 tahun,” kata Rina, dikutip dari Kompas, Rabu (20/11/2019).

Bagi Rina, kebutuhan ASI saat anak masih bayi nggak dapat dibayar ketika anak tumbuh remaja. Pemberian ASI harusnya diberikan pada masa emas pertumbuhan anak, yaitu 1.000 hari pertama kelahiran. Waktu tersebut nggak bisa dimundurkan.

Ini ditambah dengan fakta ASI diproduksi untuk kebutuhan bayi. ASI nggak bisa diberikan secara sembarangan kepada anak lain dengan kebutuhan nutrisi yang berbeda. Bahkan, antara bayi laki-laki dan bayi perempuan, nutrisi ASI-nya bisa berbeda.

“ASI diciptakan sebagai makanan utama untuk bayi baru lahir. ASI diproduksi untuk menyesuaikan, kalau lahir prematur, dia akan menyesuaikan zat gizi dan segalanya disesuaikan, kalau cukup bulan juga disesuaikanan,” lanjut Rina.

Ketika anak mengonsumsi ASI, efek samping juga bisa dirasakan dan diturunkan. Rina mengungkapkan, dengan mengonsumsi ASI berarti dia mewarisi gen dari ibu pendonor.

“Ada yang diwariskan dari ASI itu. Misalkan punya gen yang potensial membawa kanker, ya bisa terkena juga,” pungkasnya.

Nggak Ada Alasan Khusus

Ihwal pemberian ASI kepada Betrand, Sarwendah mengaku nggak punya alasan khusus. Namun, suatu waktu saat Sarwendah sedang menyusui anak bungsunya Thania, Betrand sempat curhat.

“Dia selalu bilang, Thania happy ya karena ada bundanya yang nyusuin dia. Kakak dulu waktu kecil dikasihnya teh sama oma,” kata Sarwendah, menirukan Betrand.

Pernyataan Betrand yang polos tersebut membuat Sarwendah memutuskan untuk mempersilakan putra asuhnya itu merasakan ASI perah miliknya, yang ditaruh di dalam lemari pendingin.

“Semenjak itu dia minum ASI,” lanjutnya.

Menurut kamu, gimana keputusan Sarwendah dan Betrand Peto ini? (MG26/E03)