Sederet Bintang yang Kandas pada Pertengahan Piala Dunia 2018

Banyak pemain bintang yang diharapkan tampil memukau di Piala Dunia 2018 justru gagal menunjukkan kehebatannya. Berikut daftarnya.

Sederet Bintang yang Kandas pada Pertengahan Piala Dunia 2018
Messi pulang lebih dulu di Piala Dunia 2018. (AP)

Inibaru.id – Kejutan demi kejutan terus bermunculan pada Piala Dunia 2018. Setelah juara bertahan Jerman dipastikan menjadi juru kunci di fase grup, tim besar seperti Argentina, Portugal, dan kini Spanyol juga ikut-ikutan mengepak koper sejak dini. Selain itu, beberapa bintang yang diprediksi bakal bersinar di Piala Dunia 2018 juga gagal membawa negaranya melaju ke babak yang lebih tinggi.

Andres Iniesta

Di usia yang kini sudah mencapai 34 tahun, Iniesta memang sudah berada di tahap akhir kariernya. Sayang, sang Legenda sepak bola yang membela Spanyol ini harus angkat kaki lebih dahulu dari ajang Piala Dunia setelah timnya di ditumbangkan tim tuan rumah pada Minggu (1/7/2018).

Lionel Messi

Keberadaan Messi di Argentina seperti menyimpan kutukan tersendiri. Bergemilang trofi di Barcelona, Messi seperti nggak mampu menyuguhkan kehebatannya tatkala membela tim yang terakhir kali juara di tangan Diego Maradona pada 1986. Penampilan Argentina yang tidak meyakinkan selama fase kualifikasi dan fase grup nggak cukup untuk meladeni Prancis di babak 16 besar sehingga harus rela pulang dengan skor 3-4 pada Sabtu (30/6).

Cristiano Ronaldo

Seperti Messi, Ronaldo berada di timnas dengan pemain yang tidak mampu mengimbangi kehebatannya. Legenda sepak bola ini pun harus rela dikalahkan Uruguay pada babak 16 besar, Sabtu (30/6). Meski sudah mencetak 4 gol di Piala Dunia 2018, Ronaldo tak mampu mengulangi keajaiban saat secara mengejutkan menjadi juara Piala Eropa 2016 lalu.

Son Heung-Min

Penyerang Tottenham Hotspur ini bisa jadi satu-satunya pemain dengan skill mumpuni di timnas Korea Selatan. Wajar jika mereka kemudian gagal lolos dari grup F karena kalah dari Swedia dan Meksiko. Meskipun begitu, Son dan kawan-kawan mampu membuat kejutan dengan mengalahkan juara bertahan Jerman 2-0 di pertandingan terakhir grup. Hal ini membuat Jerman ikut pulang bersama mereka.

Toni Kroos

Tiga kali berturut-turut menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid membuat banyak orang berharap magis Toni Kroos di lini tengah Jerman mampu membuat mereka mempertahankan gelar juara. Sayang, pada pertandingan terakhir fase grup, Rabu (27/6), Jerman kurang bermain apik sehingga menempati posisi buncit di grup F. Mereka pun meneruskan kutukan juara bertahan yang bermain buruk di Piala Dunia berikutnya.

Mohamed Salah

Musim 2017-2018 tidak berakhir manis bagi Mohamed Salah. Setelah gagal membawa Liverpool juara Liga Champions, Salah juga nggak tampil maksimal saat membela Mesir pada penyisihan grup A. Tiga kali bertanding, tiga kali pula Mesir takluk dari lawan-lawannya, termasuk dari Arab Saudi yang disebut-sebut sebagai salah satu tim terlemah di Piala Dunia kali ini.

Sardar Azmoun

Messi dari Iran. Julukan ini sepertinya terlalu berat disandang oleh Sardar Azmoun. Meskipun Iran tampil baik di penyisihan grup B, mereka nggak mampu mengalahkan tim unggulan Spanyol dan Portugal. Namun, penampilan Azmoun yang kurang baik membuatnya dihujat fans timnas Iran. Tak tahan dengan hujatan yang membuat kondisi kesehatan ibunya memburuk ini, Azmoun memilih pensiun dari timnas di usia yang sangat muda, yakni 23 tahun.

Paolo Guerrero

Piala Dunia 2018 sepertinya akan menjadi yang pertama dan terakhir bagi kapten Peru, Paolo Guerrero. Sempat dilarang untuk bermain karena diduga menggunakan kokain, Guerrero akhirnya diizinkan berlaga di Piala Dunia 2018 dan bahkan mencetak satu gol di pertandingan terakhir grup C melawan Australia yang berkesudahan 2-0. Sayang, setelah kalah dengan skor yang sama 1-0 dari Denmark dan Prancis membuat Peru pulang lebih dini.

Duh, singa-singa ini tampaknya sedang kehilangan taringnya ya, Millens. (IB09/E04)