Penembak Jemaah di Masjid Kota Christchurch Diadili

Pelaku penembakan 49 jemaah di Kota Christchurch, Selandia Baru langsung diadili. Dia dikasuskan dengan tuduhan pembunuhan.

Penembak Jemaah di Masjid Kota Christchurch Diadili
Brenton Tarrant, pelaku penembakan masjid di Selandia Baru saat dihadirkan di pengadilan. (Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERS)

Inibaru.id – Pelaku kasus penembakan di dua masjid Kota Christchurch, Selandia Baru langsung dimejahijaukan setelah dibekuk polisi. Pelaku yang diketahui bernama Brenton Tarrant (28) ini didakwa dengan tuduhan pembunuhan.

Dalam proses pengadilan, Brenton hadir dengan tangan diborgol dan mengenakan pakaian tahanan berwarna putih. Dia duduk diam tanpa ekspresi sepanjang hakim membacakan tuduhan kepadanya.

Seolah pasrah, mantan instruktur kebugaran asal Australia itu nggak meminta jaminan kepada hakim hingga dakwaan selesai. Kini dia ditahan kepolisian setempat hingga sidang berikutnya yang akan dijadwalkan pada 5 April mendatang.

Sementara, di luar ruang persidangan, gedung pengadilan dijaga pasukan polisi bersenjata lengkap. Hadir pula putra putri keturunan Afghanistan yang menjadi korban dalam peristiwa berdarah itu. Mereka datang untuk menuntut keadilan.

Dilansir dari Detik.com, Sabtu (16/3), hingga saat ini, menurut KBRI Wellington, ada 49 orang tewas, terdiri atas 41 orang di Masjid Al Noor, 7 orang di Masjid Linwood, dan seorang lagi tewas saat dirawat di rumah sakit pascapenembakan. Korban merupakan umat Islam yang berasal dari berbagai negara seperti Turki, Indonesia, Bangladesh, dan Malaysia yang saat itu sedang menjalankan salat Jumat di masjid. Enam di antaranya adalah warga negara Indonesia.

Sayang sekali predikat negara teraman yang disandang Selandia Baru kini tercoreng dengan adanya peristiwa tersebut. Semoga tragedi seperti ini nggak terulang lagi, ya, Millens. (IB07/E04)