Pecahkan Rekor Dunia, Ini Sederet Prestasi Aries Susanti Rahayu yang Harumkan Nama Indonesia

Aries Susanti Rahayu telah meraih berbagai macam prestasi luar biasa di sepanjang kariernya dan puncaknya adalah saat meraih medali emas dan memecahkan rekor di kejuaraan dunia panjat tebing terbaru. Apa sajakah prestasi tersebut?

Pecahkan Rekor Dunia, Ini Sederet Prestasi Aries Susanti Rahayu yang Harumkan Nama Indonesia
Aries Susanti Rahayu baru saja memecahkan rekor dunia. (Antara Foto/Waspodo)

Inibaru.id – Aries Susanti Rahayu kembali menjadi buah bibir masyarakat Indonesia. Atlet panjat tebing asal Grobogan, Jawa Tengah ini meraih medali emas di International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup 2019. Nggak hanya menjadi juara, Aries juga mencetak rekor baru di dunia, lo.

Aries mengalahkan atlet panjat tebing dari Tiongkok, Yi Ling Song di babak final kejuaraan itu. Secara luar biasa, Aries menjadi wanita pertama dalam sejarah yang mencatatkan waktu di bawah 7 detik, tepatnya 6,995 detik. Sementara itu, Yi hanya mampu menorehkan waktu 9,032 detik. Li juga harus merelakan catatan rekornya dengan waktu 7,101 detik terlampaui.

Sebelum ini, perempuan berusia 24 tahun itu sudah berkali-kali meraih prestasi di berbagai ajang panjat tebing internasional.   Prestasi Aries yang paling dikenang tentu saja adalah medali emas yang diraihnya di ajang Asian Games 2018 yang diadakan di Indonesia. Saat itu, Aries menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 7,84 detik, jauh dari catatan rekornya yang baru-baru ini dibuat.

Sementara itu, di ajang Kejuaraan Dunia atau (IFSC) World Cup, mahasiswi di salah satu universitas di Semarang ini termasuk dalam atlet panjat tebing papan atas yang berprestasi. Sebagai contoh, di Kejuaraan Dunia Xiamen, Tiongkok pada 2017 lalu, Aries meraih peringkat kedua. Sementara itu, di Kejuaraan Dunia Chongqing, Tiongkok pada 2018, Aries menjadi yang terbaik.

Sempat hanya meraih peringkat kedua di Kejuaraan Dunia 2018 diTai’an, Tiongkok, Aries kembali menjadi juara di Kejuaraan Dunia 2018 di Xiamen, Tiongkok. Di Kejuaraan Dunia 2019 di Xiamen, Tiongkok, Aries kembali menjadi nomor satu.

Selain itu, di Asian Championship 2017 di Teheran, Iran Aries meraih peringkat ketiga. Di Asian Championship 2018 di Kurayoshi, Jepang, Aries juga kembali meraih juara ketiga.

Saking banyaknya prestasi yang dia peroleh, cerita perjalanan perempuan berjuluk Spiderwoman itu diangkat ke layar lebar. Film biopiknya itu berjudul 6,9 Detik yang sudah dirilis pada September 2019.

Aries Susanti Rahayu memang luar biasa ya, Millens. Semoga saja prestasinya semakin meningkat di masa depan dan bisa menjadi teladan para pelapisnya. (IB09/E04)