Paguyuban Timika Minta Warga Utikini Segera Dievakuasi

Warga di beberapa kampung di Distrik Tembagapura disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan dikhawatirkan akan segera kehabisan bahan makanan.

Paguyuban Timika Minta Warga Utikini Segera Dievakuasi
Suasana Polres Mimika (Tribata News)

Inibaru.id – Sejumlah paguyuban masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika, Papua, pada Jumat, 10 November 2017 meminta aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk segera mengungsikan warga yang berada di Kampung Utikini dan sekitarnya karena wilayah tersebut sudah dikuasai kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Perwakilan dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Kerukuran Keluarga Jawa Bersatu (KKJB), Ikatan Keluaraga Toraja (IKT) dan Paguyuban Flobamora mengadakan pertemuan dengan Kepala Bidang Urusan Operasi Satuan Pembinaan Masyarakat Kepolisian Resor (KBO Sat Binmas Polres) Mimika Ipda Paulus Rande Ratu di Kafe Lasindrang, Jalan Hasanuddin Timika, untuk membahas situasi yang terjadi di Kampung Utikini dan Banti yang ada di Distrik Tembagapura.

Baca juga:
SIM Gaib Ini Sukses Bikin Polisi Kebingungan
Bhayangkara FC, (Calon) Juara yang Jadi Sasaran Cibiran

Parjono dari KKJB mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat pendulang emas di Banti, Utikini, dan kampung sekitarnya karena wilayah tersebut sudah dikuasai oleh KKB.

“Bahkan, bahan makan diinformasikan sudah mulai berkurang dan hanya bisa bertahan beberapa hari ke depan saja,” ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Kabid Humas Polda) Papua Kombes Pol AM Kamal sebagaimana dilansir dari Antaranews (10/11/2017).

Melihat kondisi wilayah di Banti, Utikini, Kimbeli, dan sekitarnya semakin parah, perwakilan paguyuban meminta pemerintah, khususnya TNI dan Polri untuk segera menangani dan mengevakuasi warga agar bisa kembali ke Timika.

“Harapan dari H Basri, Ketua KSS, semoga warga mereka dalam keadaan baik-baik saja. Ini yang menjadi langkah mereka untuk duduk bersama dan berbicara bagaimana cara sehingga warga yang ada di kampung yang diisolasi oleh KKB dapat bahan makan bahkan juga mereka bisa keluar dari Distrik Tembagapura,” lanjut Kombes Pol AM Kamal.

Baca juga:
Google Sajikan Peta yang Lebih Bersih dan Cerah
Beringin Kurung di Alun-alun Banjarnegara Tumbang, 1 Tewas 6 Luka-Luka

Para wakil dan ketua paguyuban menyadari bahwa saudara-saudara mereka yang ada di beberapa kampung di Distrik Tembagapura ternyata memasuki wilayah yang dilarang untuk ditempati atau dijadikan tempat beraktivitas dan memicu permasalahan ini sehingga meminta bantuan dari pemerintah.

Kapolres Mimika, AKBP Victor Mackbon melalui Kaur Bin Ips Sat Binmas Paulus Rade Ray mengapresiasi permintaan perwakilan paguyuban tersebut dan berjanji akan segera menindaklanjuti hal ini demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Timika. (AW/SA)