Optimis Pertanian di Kota Semarang Bisa Maju, Hendi: Yang Penting Nilai Tambah

Optimis Pertanian di Kota Semarang Bisa Maju, Hendi: Yang Penting Nilai Tambah
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberi sambutan dalam acara panen buah dan penyerahan hadian kepad petani Semarang yang berprestasi. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Meski lahan pertanian Semarang nggak seberapa, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis pertanian Semarang bisa maju. Salah satu caranya dengan meningkatkan nilai tambah dan perencanaan bertani yang matang.

Inibaru.id – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis pertanian di Kota Semarang bisa sukses. Kendati lahan pertanian di ibu kota Jawa Tengah ini terbatas, lelaki yang kerap disapa Hendi itu menyarankan masyarakat untuk lebih memikirkan nilai tambahnya.

Lahan pertanian di Kota Semarang tercatat sebanyak 2.679 hektare pada 2016. Jumlah ini lebih sedikit dibanding Kabupaten Semarang yakni 22.549 hektare.

“Perlu dipikirkan juga nilai tambah hasil panen. Kalau pas panen banyak itu (harganya) murah, kalau nggak ada itu mahal banget. Buah kan 5-7 hari itu barang bakal basi,” tutur Hendi saat menyerahkan hadiah kepada kelompok tani Semarang yang berprestasi, Jumat (8/3/2019) di Agro Purwosari, Kecamatan Mijen, Semarang.

Hendi menambahkan, buah-buahan dan hasil panen lainnya bisa diolah menjadi bentuk lain. Salah satunya diolah menjadi sirup dan manisan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyerahkan simbolis hadiah kepada para petani berprestasi, Jumat (8/3/2019). (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Selain itu, Hendi juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya pengetahuan dan penguasaan teknologi bagi para petani.

“Direncanakan dulu perkebunan seperti apa yang kemudian bisa melipatgandakan hasil panen petani agar hasilnya maksimal. Misalkan, pupuknya pakai ini, teknologinya ini, cara merawat biar nggak ada hamanya begini,” imbuh Hendi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama para petani berprestasi. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Pada kesempatan yang sama, Hendi juga menyerahkan bantuan kepada 16 kelompok tani yang mewakili masing-masing kecamatan. Bantuan itu berupa seperangkat alat percontohan seperti hidroponik dan tanaman buah dalam pot (tabulampot). Hendi yang didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu juga menyerahkan hadiah kepada para petani Semarang yang berprestasi.

Semoga harapan itu bisa jadi kenyataan ya, Millens. Hayo, siapa nih yang suka bercocok tanam? (Ida Fitriyah/E05)