Olahraga Zumba Dinilai Cocok untuk Penderita Kanker

Olahraga Zumba Dinilai Cocok untuk Penderita Kanker
Zumba dapat melawan penyakit kanker. (Unsplash/ Danielle Cerullo)

Baru-baru ini, semakin banyak orang yang melakukan olahraga zumba. Selain bisa menurunkn berat badan, zumba juga dinilai pas untuk penderita kanker, lo.

Inibaru.id – Hingga saat ini, kanker masih menjadi momok besar bagi masyarakat dunia. Kanker tercatat sebagai penyebab utama kematian nomor dua di dunia. Menurut World Health Organization atau WHO, kasus kanker semakin meningkat dan terdapat 18,1 juta kasus baru di seluruh dunia.

Sudah ada sejumlah cara untuk menangani penyakit ini mulai dari obat-obatan hingga terapi. Namun, sebenarnya yang perlu mendapat perhatian lebih adalah perjalanan pasien memerangi kanker. Terkadang, dalam perjalanan memerangi kanker, penderita stres.

Nah, stres itu bisa diatasi dengan mempertahankan gaya hidup aktif, sosial, dan sehat. Salah satunya dengan olahraga zumba, Millens.

Salah seorang dokter yang juga merupakan anggota instruktur zumba Dian Kartika mengatakan kegiatan kelompok seperti kelas zumba dapat menjadi pilihan bagus bagi pasien kanker. Selain tetap bugar dan sehat, mereka juga bisa menjalin hubungan positif dengan anggota kelas zumba lainnya.

“Seperti pada populasi klinis lainnya, perilaku gaya hidup sehat seperti mengontrol berat badan, diet sehat, dan olahraga teratur memiliki potensi untuk secra signifikan mengurangi morbiditas dan mortalitas pada penderita kanker. Selain itu, kelas zumba yang sangat berbasis komunitas juga dapat berperan seperti kelompok pendukung untuk membantu mengurangi tekanan dan mengatasi emosi yang datang pada penderita kanker,” ujar Dian seperti ditulis Medcom.id, Senin (1/4/2019.

Lebih lanjut, berolahraga sangat penting dilakukan karena dapat meningkatkan sirkulasi oksigen dan membantu melepaskan hormon endorphin dalam tubuh. Namun, berolahraga untuk penderita kanker tetap membutuhkan pengawasan dokter. Kondisi peserta zumba berbeda-beda, untuk itu ada berbagai jenis kelas zumba.

“Penderita yang membutuhkan latihan dengan intensitas rendah lebih cocok untuk mengambil kelas Gold, atau mereka dapat terus bergabung dengan kelas Zumba Fitness yang regular dengan memberitahu instruktur tentang kondisi Anda saat ini. Para pejuang kanker dapat bergabung dengan kelas Zumba selama 30 hingga 45 menit,” kata Dian.

Selain itu, ada juga kelas Aqua Zumba yang cocok untuk mereka yang membutuhkan olahraga dengan intensitas rendah sambil menikmati olahraga air. Bahkan, zumba juga memiliki Zumba Kids untuk anak-anak penderita kanker yang dapat membantu anak-anak merasa lebih bahagia dan tak terlalu memikirkan kondisi mereka.

Jadi, sebelum ikut kelas zumba, pahami dulu kondisi tubuhmu, ya! (IB24/E04)