Nggak Selalu Negatif, Bergosip Juga Punya Segudang Manfaat, Asal Bijak!

Nggak Selalu Negatif, Bergosip Juga Punya Segudang Manfaat, Asal Bijak!
Ilustrasi: Bergosip punya manfaat selama menjurus ke hal yang positif. (Phys)

Begosip jadi satu agenda yang bggak boleh terlewat saat bertemu dengan sahabat. Alih-alih membicarakan keburukan ornag lain, bergosiplah tentang apa yang berdampak positif pada dirimu sendiri agar bisa mendatangkan berbagai manfaat berikut ini.

Inibaru.id - Bertemu sahabat adalah momen yang ditunggu-tunggu. Selain bisa melepas rindu, bertemu sahabat juga bisa melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Saat berkumpul dengan sahabat, mengobrol ngalor ngidul hingga bergosip adalah hal yang nggak bisa dipisahkan.

Namun yang harus kamu tahu, bergosip ternyata punya manfaat lo! apa saja sih?

Menyadari Kelemahan Diri Sendiri

Bergosip bisa membuat kita bercermin pada diri sendiri, lo. (Medium)
Bergosip bisa membuat kita bercermin pada diri sendiri, lo. (Medium)

Saat mengkritik orang lain, kamu akan juga akan bercermin pada dirimu sendiri. Hal ini akan menimbulkan kesadaran pada dirimu sendiri.

Penggosip yang baik akan memperbaiki hal-hal yang nggak baik pada diri sendiri, nggak sekadar ngomong keburukan orang lain tanpa menyadari kekurangan pada diri sendiri.

Mengatasi Stres dan Depresi

Menghindarkan dari depresi. (Stock.adobe)
Menghindarkan dari depresi. (Stock.adobe)

Beberapa psikolong mengungkapkan bahwa bergosip nggak selamanya buruk, tapi justru menyehatkan! Dalam sebuah penelitian di University of California, Berkeley, mengungkap bahwa bergosip memiliki manfaat fisik dan psikologis yang signifikan.

Menurut peneliti, bergosip nggak selalu buruk karena dapat mengatasi prasangka negatif. Hal tersebut dapat membantu mereka mengatasi stres dan depresi dengan cara yang lebih positif.

Menyehatkan Jantung

Jantung sehat karena bergosip. (Sportsforum)
Jantung sehat karena bergosip. (Sportsforum)

Rob Willer, peneliti dari University of California, Berkeley, mengungkap bahwa melihat orang lain yang berperilaku buruk dapat membuat seseornag merasa lebih baik.

Dalam penelitiannya, ketika seseorang melihat orang-orang berperilaku buruk, detak jantung mereka akan bergerak cepat. Namun, ketika mereka mendiskusikan hal ini kepada orang lain, detak jantung mereka akan kembali normal.

Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Menjadi pribadi yang lebih baik. (Stock.adobe/Antonioguillem)
Menjadi pribadi yang lebih baik. (Stock.adobe/Antonioguillem)

Ketika mendapati keburukan seseorang, secara nggak langsung dirimu akan mengingatkan orang lain agar nggak melakukan keburukan yang sama.

Demikian pula, dirimu akan mengingatkan dirimu sendiri agar lebih berhati-hati. Kamu jadi akan berpikir dua kali jika pengin melakukan hal buruk.

Memperkuat Tali Persahabatan

Bergosip dalam hal positif dapat memepererat tali persahabatan. (Stock.adobe)
Bergosip dalam hal positif dapat memepererat tali persahabatan. (Stock.adobe)

Bergosip dapat menemukan hubungan antara mekanisme biologis dan perilaku sosial manusia. Hal inilah yang bisa membuatmu memiliki hubungan yang lebih dekat dengan orang lain. Selain itu, kamu juga akan merasa lebih bahagia, sehat, dan hidup lebih lama dari mereka yang terisolasi secara sosial.

Bergosip memang memiliki berbagai manfaat. Namun, ingat, bergosip hanya bisa dilakukan jika memberikan manfaat buatmu dan para sahabat.

Jika tujuanmu bergosip adalah untuk memgolok-olok orang lain, jangan harap kamu akan dapat manfaatnya. Jadi, bergosiplah dengan bijak ya, Millens! (Hal/IB27/E03)