Nggak Perlu Punya Pengikut Banyak Buat Jadi Influencer di Twitter

Nggak Perlu Punya Pengikut Banyak Buat Jadi <em>Influencer</em> di Twitter
Laman depan twitter. (Socialmediahq)

Berbeda dengan media sosial lain, Twitter nggak mensyaratkan pengikut banyak agar menjadi seorang influencer. Lantas bagaimana caranya?

Inibaru.id – Media sosial mengubah cara manusia dalam mendapatkan informasi. Bukan hanya dari berita di media mainstream, kini informasi juga bisa didapat dari akun-akun di media sosial. Siapa pun bisa menggunakan berbagai media sosial untuk memproduksi informasi dan mempengaruhi orang lain.

Kendati begitu, setiap platform media sosial memiliki algoritme yang berbeda-beda. Twitter, misalnya, nggak mensyaratkan pengikut yang banyak agar seseorang atau suatu akun bisa menjadi orang yang berpengaruh atau influencer.

“Twitter bukan semata-mata harus punya followers sekian juta atau ratusan ribu. Tapi justru bila seseorang memengaruhi orang-orang di sekitarnya dan kebetulan suka terhadap topik tertentu,” kata Country Industry Head Twitter Indonesia dan Malaysia Dwi Adriansah seperti ditulis pada laman CNN Indonesia, Jumat (27/9/2019).

Di Twitter, seseorang sangat mungkin menjadi influencer dalam waktu singkat. Fitur retweet dan favorite membuat sebuah cuitan dapat menyebar dengan cepat dan dibaca banyak orang.

Jika sebuah cuitan di-retweet atau di-favorite banyak orang, cuitan tersebut dapat menjadi viral dan pemilik akun seketika menjadi influencer. Dengan begitu, dia bisa memengaruhi dan memberi dampak pada akun lainnya yang berada dalam satu jaringan atau komunitas.

Menggunakan tagar tertentu sangat efektif untuk membuat suatu topik ngetren. Hal ini lumrah dilakukan pengguna Twitter kini. Nggak heran bila cuitan seseorang yang nggak punya pengikut besar tapi memakai tagar tertentu dapat meledak dan menjadi perbincangan pengguna aplikasi besutan Jack Dorsey itu.

Jadi, nggak perlu punya banyak pengikut biar bisa jadi influencer di Twitter, Millens. (MG28/E04)