Nggak Melulu Cokelat dan Bunga, Sebuah Doa Justru Lebih Mengena
Hari Valentine umumnya dirayakan dengan memberikan bunga atau hadiah lainnya. (Inibaru.id/ AudrianF)

Nggak Melulu Cokelat dan Bunga, Sebuah Doa Justru Lebih Mengena

Kalang-kabut cari kado, nabung sedari lama dan berharap pasangan akan suka dengan hadiah yang diberikan. Ah, sebuah keriwehan yang khas tiap kali Hari Valentine tiba. Semua yang merayakannya pasti sibuk menerka-nerka kado yang tepat. Mulai dari membeli cokelat promo beli satu dapat dua hingga memilih bunga beraneka warna. Hm, kamu gitu juga nggak Millens?

Inibaru.id – Lumrah sih kalau kamu ingin memberikan hal yang memorable kepada orang terkasih. Apalagi kalau hal itu diberikan tepat di saat hari yang dianggap istimewa seperti Hari Valentine. Yap, hari yang identik dengan ungkapan kasih sayang ini selalu diperingati setiap 14 Februari.

Lantaran banyak yang merayakan, nggak mengherankan kalau menjelang tanggal 14 orang-orang mendadak romantis. Mereka nggak ragu mengeluarkan banyak uang untuk memberi hadiah untuk orang terkasih sebagai tanda sayang. 

Cokelat menempati daftar pertama kado Valentine. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)
Cokelat menempati daftar pertama kado Valentine. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)

Dua kado Valentine klasik yang selalu diburu adalah bunga dan cokelat. Mainstream sih, tapi memang jadi favorit. Kalau anak-anak milenial sukanya ngasih apa ya?

Kalau Alvian (17) seorang pelajar dari SMAN 3 Pati memilih kado berupa sweeter. “Kalau aku lebih suka ngado atau dikado sweeter, soalnya sweeter kan simbol kehangatan dan kasih sayang itu kan hangat!" Katanya diiringi gelak tawa.

Berbeda dengan Alvian, Udha (22) justru lebih memilih untuk memberikan hal yang disukai oleh orang yang ditujunya. “Aku lebih suka ngasih barang yang disukai sama doi sih, kalau doi suka tas ya aku kasih tas, misal sepatu ya sepatu. Tapi tetep sesuai budget mahasiswa. Maklum cah kos.” ungkap pemuda ini.

Selain cokelat, bunga juga menjadi hadiah favorit kala Valentine. (Inibaru.id/ Audrian F)
Selain cokelat, bunga juga menjadi hadiah favorit kala Valentine. (Inibaru.id/ Audrian F)

Setali tiga uang dengan Udha, Devi (22) juga memberikan barang yang disukai dan dibutuhkan pasangan. Biar nggak salah beli, Devi harus bak detektif. “Sebelum aku ngasih sesuatu, pasti aku bakal kepo dulu. Kira-kira doi lagi butuh apa, ya? Kalau udah tahu, baru aku beli dan kasihkan,” jelas Devi. Perempuan ini berharap agar barang yang dia berikan nggak sia-sia.

Jawaban-jawaban mengenai kado Valentine di atas memang nggak ada yang istimewa. Buat yang berkantong tebal atau sudah lama ada persiapan, membeli sebuket bunga mawar merah atau boneka lucu memang nggak masalah. Terus bagaimana modalnya minim?

Tenang, merayakan Valentine nggak harus dengan menghamburkan uang kok. Untaian doa tulusmu untuk orang-orang terkasih dijamin menjadi kado paling romantis dan antimainstream. He

Doa dari orang terkasih menjadi kado istimewa. (Inibaru.id/ Audrian F)
Doa dari orang terkasih menjadi kado istimewa. (Inibaru.id/ Audrian F)

Saya dapat ide itu dari Akbar (26), seorang tenaga pengajar di salah satu SD IT Semarang. “Kado yang baik di Hari Valentine itu nggak selalu cokelat sama bunga. Doa juga termasuk kado yang keren, lo! Apalagi kalau kadonya buat orang tua, wis mesti kui romantis pol!” Ujarnya.

Wah, benar juga ya. Merayakan Hari Kasih Sayang nggak harus sama pacar. Apa gunanya romantis-romantisan sama pacar tapi abai sama orang tua? (Sitha Afril/E05)

Segini Uang yang Dihabiskan Milenial Semarang Buat Beli Bunga di Hari Valentine
Segini Uang yang Dihabiskan Milenial Semarang Buat Beli Bunga di Hari Valentine

Milenial Semarang jelas nggak mau momen valentine terlewat begitu saja tanpa kejutan berupa bunga. Lalu biasanya berapa bujet yang disiapkan mereka buat mempersembahkan seikat bunga sebagai tanda cinta?

https://www.inibaru.id/hits/segini-uang-yang-dihabiskan-milenial-semarang-buat-beli-bunga-di-hari-valentine