Nggak Harus Mahal, Ini Bahan Pokok Simpel Sarat Gizi untuk Bekal Puasa

Nggak Harus Mahal, Ini Bahan Pokok Simpel Sarat Gizi untuk Bekal Puasa
Di tengah situasi sulit minimal sedia beberapa kebutuhan pokok dengan daya guna yang jangka panjang dan efektif. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Mungkin ekonomi sedang lesu, tapi dengan menyediakan beberapa bahan pokok ini, gizi kamu sudah tercukupi kok.

Inibaru.id - Pengin banget imun kuat dengan makan makanan bergizi tapi kantong lagi cekak terdampak pandemi? Tenang. Kamu nggak harus membeli berbagai bahan pokok yang berlebihan kok.

Spesialis Gizi Rumah Sakit Columbia Asia Semarang dr Enny Probosari mengatakan memenuhi gizi nggak harus ditebus mahal. Hal yang terpenting, gizinya seimbang.

Maksudnya, makanan tersebut mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Berbagai kandungan tadi, bisa kamu dapat dari bahan-bahan yang mudah didapat dan terjangkau.

Jadi pada bulan puasa saat masa pandemi ini, minimal di rumah ada persediaan nasi, telur, dan sayur. Tiga aspek tersebut bisa dibuat apa saja dan sudah mencakup asupan gizi seimbang.

Dr Enny, di tengah kelesuan ekonomi ini menyarankan minimal ada nasi, telur dan sayur di rumah untuk menjaga pola makan dan sistem imun. (Dokumentasi dr Enny)<br>
Dr Enny, di tengah kelesuan ekonomi ini menyarankan minimal ada nasi, telur dan sayur di rumah untuk menjaga pola makan dan sistem imun. (Dokumentasi dr Enny)

“Karbohidrat kompleks mungkin nggak cuma pada nasi. Bisa juga kentang atau ubi. Hanya jika ingin efektif ya pakai nasi,” ungkapnya. Karbohidrat juga penting untuk menjaga asupan glukosa yang bakal terkuras saat menjalankan puasa nanti. Kata dr Enny, beberapa jam saat mulai puasa, yang akan pertama terkuras adalah glukosa.

Sementara protein pada telur bisa menggantikan ketiadaan daging. Pasalnya, kelesuan ekonomi membuat nggak semua orang bisa membelinya. Maka, paling nggak sediakan telur di rumah. Semua bahan pokok tadi, bisa dimakan ketika sahur dan berbuka.

Dr Enny juga mengingatkan jika pembatasan sosial di masyarakat nggak terus menjadi penghalang, terutama bagi yang menjalankan ibadah puasa. Meskipun di rumah saja, alangkah baiknya tetap isi dengan hal-hal yang positif.

“Jangan terus banyak tidur. Kalau hanya tidur-tiduran saja, bisa berakibat buruk juga bagi tubuh. Jadi tetap isi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” pungkasnya.

Jika ingin olahraga berat lakukanlah saat hendak berbuka. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Jika ingin olahraga berat lakukanlah saat hendak berbuka. (Inibaru.id/ Audrian F)

Kemudian dia juga menyarankan jika hendak melakukan aktivitas fisik sebaiknya tahu waktu. Jika harus olahraga yang akan mengeluarakan banyak keringat sebaiknya dilakukan saat mendekati waktu berbuka.

“Kalau misalnya di pagi pun ya olahraga yang ringan saja. Misalnya senam-senam kecil atau sepeda statis,” tandasnya.

Tetap semangat saat menjalankan ibadah puasa di tengah pandemi corona ya, Millens. (Audrian F/E05)