Cinta Saja Nggak Cukup, Dalam Pernikahan 8 Hal Ini Juga Harus Dihadirkan

Cinta Saja Nggak Cukup, Dalam Pernikahan 8 Hal Ini Juga Harus Dihadirkan
Kemesraan keluarga kecil Ashraf Sinclair dan BCL. (instargarm.com/bclsinclair)

Cinta memang penting, tapi nggak cukup kuat untuk mempertahankan pernikahan. Kamu dan pasangan juga harus memiliki 8 hal ini.

Inibaru.id – Sebuah pernikahan bukanlah kejadian yang kebetulan, melainkan hal yang telah direncanakan secara matang. Apalagi pernikahan yang telah berjalan puluhan tahun, nggak mungkin nggak ada masalah.

Setiap pasangan memiliki cara tersendiri untuk mempertahankan pernikahannya. Memang nggak mudah, tapi prinsip untuk hidup bersama harus tetap berjalan. Dan semua itu dijalani dengan ikhlas dan sabar. Beberapa prinsip ini mungkin bisa membantu kamu untuk tetap menjaga keharmonisan pernikahan.

Selalu Terbuka Dengan Pasangan

Siapa sih yang nggak mau punya pasangan yang jujur? Yups, semua orang mendambakan pasangan seperti ini. Kejujuran dan keterbukaan merupakan pondasi kuat untuk memanimalisasi pertengkaran. Keterbukaan dan kejujuran bakal menangkis kecurigaan dan kecemburuan.

Menghormati Satu Sama Lain

Nggak jarang perceraian terjadi karena ketidakcocokan dan KDRT. Sumber utamanya yaitu egois dan nggak mau menghargai pasangan. Coba perlakukan pasanganmu sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Dengarkan setiap apa yang ingin diucapkan dan hargai hal yang selalu dilakukan. Mungkin hal itu bisa meminimalisasi pertengkaran yang terjadi.

Menghormati dan Menghargai Keluarganya

Menikah berarti menyatukan dua keluarga menjadi satu, nggak hanya menyatukan dua hati aja. Seluruh keluarganya bakal jadi keluargamu, begitupun selabaliknya.

Nggak hanya itu, adat, kebudayaan, kebiasaan keluarga, dan prinsip hidup juga perlu disesuaikan. So, jangan pernah menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk berpisah. Kamu harus menghargai dan menghormati tanpa menuntut.

Selalulah Luangkan Waktu Untuk Pasangan

Quality time bareng pasangan itu penting banget, karena bisa bangkitkan gairah dan cinta. Hal itulah yang dibutuhkan dalam sebuah hubungan.

Mungkin masing-masing memiliki kesibukan satu sama lain sampai waktu berkualitas nggak ada lagi. Sesekali luangkan waktu untuk berdua saja, entah nonton atau sekadar bermesraan di kamar dan tertawa bersama. Karena kebahagiaan dan kualitas diri bakal mempengaruhi masa depan anak kamu.

Saling Menerima Kekurangan dan Kelebihan

Bisa jadi saat belum menikah kamu belum tahu keburukan pasanganmu karena ditutupi dengan kelebihannya. Lalu setelah menikah semua keburukannya terlihat tanpa kamu ingat kelebihannya. Yups, setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing ya. Jadi kamu nggak boleh seenaknya menghakimi pasanganmu. Cobalah untuk mulai dari diri sendiri.

Selalu Memegang Komitmen

Saling mencintai bukan segala-galanya dalam sebuah pernikahan karena cinta bisa memudar. Dalam situasi apa pun pernikahan harus bertahan. Kuncinya, komitmen. Yups, komitmen berarti sebuah perjanjian untuk selalu setia dalam suka dan duka dengan pasangan. Pertanggungjawabannya pun lebih besar karena berhadapan dengan sang Pencipta.

Melakukan Refleksi Diri

Nggak ada hubungan yang mulus-mulus saja, pasti ada konflik dan perdebatannya. Kamu perlu memaafkan pasanganmu berulang kali dan mengakui kesalahanmu. Sebelum menyalahkan orang lain dan menuntut pasangan mending kamu introspeksi diri lebih dulu.

Coba ingat, kenapa pasanganmu bisa seperti itu, apa yang sudah kamu perbuat? Kamu perlu merefleksi diri untuk menyelesaikan masalah dengan tenang.

Selalu Melayani Pasangan dengan Senang Hati

Melayani pasangan memang harus dengan senang hati karena itu adalah kewajiban. Selain wajib, hal ini juga menjadi contoh figur sebagaimana harusnya pasangan bersikap di dalam rumah.

Pernikahan ibarat sebuah rumah yang perlu fondasi kuat dan tahan uji agar nggak gampang roboh. Sikap diri sendirilah yang bakal menentukannya. Setuju nggak, Millens? (IB30/E05)