Nggak Alay Kok, 5 Hal Ini Memang Wajib Ada dalam Kehidupan Asmara

Nggak Alay Kok, 5 Hal Ini Memang  Wajib Ada dalam Kehidupan Asmara
Jangan takut dibilang alay saat jatuh cinta. (instagram.com/poppy_khurnia)

Jangan salah mengartikan sifat cemburu yang berlebihan dari pasanganmu. Mulailah mencoba untuk melihat dari perspektif yang berbeda. Jangan takut dianggap nggak dewasa.

Inibaru.id – Mungkin hubungan kamu dan pasangan sering mendapat komentar orang lain. Dibilang alay, lebay, atau norak bisa saja dialamatkan untukmu. Hm, jika kamu terus mengurus omongan orang, kamu nggak akan bisa merasakan romantismenya kehidupan cinta. Hidupmu nggak akan tenang deh!

Nah, mulailah untuk memilah omongan orang kepadamu. Jangan telan mentah-mentah omongan orang yang memberi komentar nyinir pada hubunganmu. Sangat mungkin tindakan yang kamu lakukan selama menjalin kasih dengan pasangan merupakan tindakan benar. Hm, kira-kira apa saja ya?

1. Memblokir Mantan Bukan Hal Kekanakan

Blokir aja mantanmu kalau masih suka mengganggu. (Shutterstock)
Blokir aja mantanmu kalau masih suka mengganggu. (Shutterstock)

Banyak orang beranggapan jika memblokir mantan adalah sifat kekanakan. Nah, ucapan ini nggak boleh kamu terima mentah-mentah. Memang benar memutus tali silaturahmi itu nggak boleh, apalagi dengan seseorang yang pernah tinggal di hatimu. Karena bagaimanapun kesalahannya, dia pernah menjadi orang baik di kehidupanmu.

Namun, berbeda halnya jika mantan kekasihmu ini adalah seorang yang toxic dan gemar mengusikmu setelah putus. Orang ini sangat wajib kamu blokir selamanya demi kebaikan.

2. Cemburuan Itu Wajar

Cemburu tanda cinta. (shutterstock/princigalli)
Cemburu tanda cinta. (shutterstock/princigalli)

Siapa bilang seseorang yang cemburuan itu nggak dewasa? Coba kamu pikir dan resapi mengapa seseorang itu bisa cemburu. Alasan cemburu ini nggak lain adalah rasa ingin selalu bersama dan nggak mau berpisah karena orang ketiga yang masuk dalam hubungan.

Nah, untuk mencegah hal ini terjadi maka perlu adanya rasa cemburu sebagai bukti cinta. Namun bukan berarti kamu boleh cemburu seenaknya ya. Cemburulah sewajarnya dan jangan buat pasanganmu tertekan.

3. Mewajibkan Pasangan untuk Selalu Memberi Kabar

Kabar sangat penting dalam sebuah hubungan. (Acwnews.com)
Kabar sangat penting dalam sebuah hubungan. (Acwnews.com)

Kunci utama dalam sebuah hubungan adalah komunikasi. Karena tanpa komunikasi seseorang akan susah menjaga hati. Jadi jangan salahkan pasanganmu jika setiap saat ingin selalu mendengar kabarmu. Apalagi buat kamu yang sedang LDR, wajib hukumnya memberi kabar satu sama lain.

Jangan hiraukan omongan orang yang menganggap berlebihan hubunganmu karena terlalu seringnya memberi kabar. Eits, tapi juga jangan terlalu spam saat pasanganmu sedang sibuk ya. Selain memberi kabar kamu juga harus saling memberi pengertian.

4. Mendadak Bucin

Bucin sebagai bukti perjuangan cinta. (facebook.com/isyahmaharas)
Bucin sebagai bukti perjuangan cinta. (facebook.com/isyahmaharas)

Budak cinta atau sering disebut bucin ini sering salah diartikan oleh banyak orang. Sehingga semenjak muncul kata bucin, seseorang menjadi lupa akan makna perjuangan cinta.

Saat seseorang menganggapmu bucin dengan pasanganmu jangan terlalu diambil hati. Karena meraih sebuah kebahagiaan itu memang butuh perjuangan. Jangan selalu menuruti omongan orang, karena penentu kebahagiaan bukan orang lain tapi dirimu sendiri.

5. Menuntut Pasangan Menjadi Lebih Baik

Saling menuntut menjadi lebih baik demi masa depan. (Youne)
Saling menuntut menjadi lebih baik demi masa depan. (Youne)

Nggak salah kok kalau kamu menuntut pasanganmu untuk menjadi lebih baik. Karena logikanya jika pasanganmu memiliki attitude buruk kecil kemungkinan dia bisa membahagiakan kamu saat sudah menikah nanti.

Hal ini mungkin berlainan dengan kalimat mencintai harus apa adanya. Namun memang perlu dipikir ulang jika akan mencintai seseorang dengan apa adanya. Hubungan yang baik adalah hubungan yang sama-sama menuju kebaikan. Jadi tuntutlah pasanganmu untuk menjadi lebih baik. Eits, kamu juga harus melakukan hal yang sama yaitu terus berusaha menjadi pribadi yang lebih oke.

Nah, mulailah berpikir realistis demi kebahagiaanmu ke depannya. Jangan pernah menelan mentah omongan orang. Karena kebahagiaan itu tercipta bukan dari mulut orang. (IB30/E05)